Laporan baru Bank Dunia mengungkapkan bahwa Kenya termasuk di antara negara berpenghasilan menengah ke bawah yang paling korup, dengan kerugian sekitar US$2,8 miliar (sekitar 370 miliar shilling, atau 2% dari PDB) setiap tahun akibat tata kelola yang lemah dan skandal pengadaan publik.