Trump kalah dalam pemilu paruh waktu, dunia kripto panik?

Tapi menurutku, masalah ini tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang.

Kesimpulannya dulu👇

⭐️Hambatan regulasi akan makin besar dalam jangka pendek, tetapi dalam jangka panjang justru mendorong industri ini untuk berkembang.

Pertama, legislasi bisa menghambat.

Partai Demokrat menguasai kedua kamar Kongres. Meski Trump masih menjabat sebagai presiden, mengesahkan undang-undang baru tak akan semudah itu.

Isu rumit seperti regulasi bursa, DeFi, dan undang-undang struktur pasar melibatkan banyak kepentingan, sehingga sulit mencapai kesepakatan dengan cepat.

Harapan bahwa Trump cukup mengucapkan satu kalimat untuk melonggarkan semua regulasi kini pupus.

Kedua, jangan lagi bertaruh pada dukungan satu orang.

Dulu, dunia kripto menggantungkan harapan pada sikap pribadi Trump—kalau dia mendukung, semua dianggap beres.

Tapi sekarang kamu bisa melihat dengan jelas:

Presiden punya hak veto, tetapi Kongres juga punya wewenang untuk menyelidiki, mengadakan dengar pendapat, dan mengalokasikan anggaran.

Yang benar-benar bisa melindungi industri ini bukanlah dukungan seorang tokoh, melainkan aturan yang tertulis dalam undang-undang.

Ketiga, dalam jangka panjang, ini belum tentu hal buruk.

Tarik-menarik politik akan mendorong industri kripto beralih dari “mengandalkan emosi dan koneksi” menjadi “mengandalkan sistem dan kepatuhan”.

Siapa yang mampu memasukkan aturan yang jelas ke dalam undang-undang, dialah yang bisa melangkah lebih jauh.

Jadi, lihat saja,

setelah hasil pemilu resmi, BTC awalnya turun lalu bangkit. Pasar bukan takut pada gelombang biru, melainkan pada “ketidakpastian”.

Setelah ketidakpastian sirna, logikanya justru menjadi lebih jelas:

Tahap berikutnya bagi dunia kripto

bukan soal siapa yang paling dekat dengan presiden,

melainkan siapa yang lebih dulu berhasil menerapkan aturan.

$BTC