Kesimpulan dulu dari Mige: total pendapatan dan pendapatan cadangan Circle pada kuartal ketiga mencapai 865 juta dolar AS, naik 17% dibandingkan tahun sebelumnya. EBITDA yang disesuaikan mencapai 317 juta dolar AS, naik 85%. Angkanya tidak buruk, tetapi yang perlu diperhatikan adalah pertumbuhan ini ditopang oleh 182 juta dolar AS dari prapenjualan token ARC.

Yang lebih penting untuk dicermati adalah komposisinya: rata-rata jumlah USDC yang beredar mencapai 73,3 miliar dolar AS, sementara nilai transaksi on-chain mencapai 13,9 triliun dolar AS. Ini menunjukkan bahwa stablecoin tidak sekadar mengendap dan menghasilkan bunga, tetapi benar-benar digunakan dalam pembayaran dan penyelesaian transaksi. Namun, pendapatan bunga dari cadangan masih menjadi bagian terbesar. Saat siklus penurunan suku bunga dimulai, ujian untuk kuartal berikutnya adalah apakah pertumbuhan skala bisa mengimbangi penurunan pendapatan bunga.

Langkah Binance juga jangan diabaikan: Binance telah menginvestasikan 100 juta dolar AS dalam bentuk saham di perusahaan ini dan memperbarui sekaligus memperluas kerja sama mereka, termasuk mempromosikan USDC di platform global Binance dengan fokus pada pasar negara berkembang. Persaingan stablecoin kini bergeser dari soal siapa yang menerbitkan lebih banyak koin ke siapa yang memiliki jangkauan kanal dan penggunaan yang lebih luas.

Pandangan Mige sederhana: laporan keuangan yang melampaui ekspektasi bukan berarti kita harus langsung mengejar harga tinggi. Cukup perhatikan dua hal—apakah jumlah USDC yang beredar bisa bertahan dan kembali meningkat, serta apakah biaya distribusi bisa ditekan. Jika keduanya stabil, barulah kisah Circle beralih dari saham mirip obligasi menjadi saham bertumbuh. Menurut kalian, dalam persaingan stablecoin ini, mana yang lebih penting: kanal distribusi atau tingkat imbal hasil? Yuk, bahas di kolom komentar. #Circle第三季度营收8.65亿美元