📰 BERITA KRIPTO TERKINI

Peneliti blockchain ternama ZachXBT menunjuk bank Prancis Crédit Mutuel Arkéa sebagai korban yang diduga mengalami pencurian kripto senilai lebih dari 133 juta dolar AS, yang diambil dari akun-akun di bursa kripto. Angka ini cukup besar dan kasusnya kini telah menjadi perhatian publik, sehingga Crypto.com segera merespons dengan mengonfirmasi bahwa mereka telah memblokir dana yang terkait dengan pencurian tersebut. Fakta bahwa lembaga perbankan tradisional sebesar itu bisa menjadi sasaran serangan semacam ini menunjukkan bahwa bahkan institusi terbesar pun tidak kebal terhadap risiko di ekosistem kripto. Perlu dicatat bahwa hingga saat ini, ini masih sebatas identifikasi terhadap calon tersangka, bukan konfirmasi resmi dari pihak bank. Insiden seperti ini mengajak kita untuk merenungkan bagaimana pencurian besar yang menargetkan institusi dapat memengaruhi kepercayaan pasar dan, akibatnya, volatilitas aset digital dalam jangka pendek.

Bagaimana menurutmu? Tulis pendapatmu di kolom komentar 👇