Sudah dipastikan: Tiongkok daratan tidak akan mengajukan diri sebagai tuan rumah Olimpiade Musim Panas 2036. Pada 2 November, Komite Olimpiade Internasional (IOC) secara resmi mengonfirmasi bahwa masa pengajuan minat sebagai tuan rumah telah ditutup. Sebanyak tujuh negara akhirnya masuk daftar kandidat, dan Tiongkok tidak termasuk di dalamnya.
Langsung saja, tujuh negara yang masuk daftar tersebut adalah Jerman, Hungaria, India, Qatar, Korea Selatan, Afrika Selatan, dan Turki.
Mari kita lihat garis waktunya. Sebenarnya, daftar awal tujuh negara ini sudah diumumkan kepada publik pada 6 Oktober. Pada 31 Oktober, masa pengajuan resmi IOC ditutup dan tidak ada lagi permohonan baru yang diterima. Tanggal 2 November menandai selesainya proses konfirmasi dan penetapan daftar final. Berikutnya, ketujuh negara tersebut akan menyampaikan presentasi secara daring bulan ini, penilaian kelayakan akan rampung pada Maret 2027, dan tuan rumah akhirnya akan dipilih melalui pemungutan suara dalam sidang umum pada pertengahan 2029.
Alasan tidak mengajukan diri sebenarnya mudah dipahami. Olimpiade sekarang bukan lagi ajang yang pasti mendatangkan keuntungan. Pembangunan venue, keamanan, dan infrastruktur kota bisa menelan biaya hingga puluhan miliar dolar AS. Contoh venue yang terbengkalai dan kerugian setelah ajang berakhir pun berlimpah. IOC sendiri berupaya keras mempertahankan minat calon tuan rumah dengan mendorong penyelenggaraan yang hemat biaya dan pemanfaatan venue yang sudah tersedia.
Bagi Tiongkok, Olimpiade Musim Panas Beijing 2008 dan Olimpiade Musim Dingin 2022 telah mengangkat citra internasional dan infrastruktur negara ke tingkat yang baru. Kini, menggunakan dana untuk hal-hal yang lebih penting—seperti kesejahteraan masyarakat, peningkatan industri, atau ajang regional seperti Pesta Olahraga Nasional Guangdong-Hong Kong-Makau yang belum lama ini digelar—jelas lebih sepadan dan memberikan manfaat nyata dibandingkan kembali mengerahkan segala upaya untuk menyelenggarakan Olimpiade.
Di antara tujuh negara tersebut, India dan Qatar tergolong cukup antusias. Namun, banyak negara lainnya juga menghadapi tekanan anggaran dan penolakan masyarakat. Keputusan Tiongkok untuk tidak ikut terlibat dalam situasi rumit ini merupakan pilihan yang pragmatis.
Jika Anda juga mengikuti peta olahraga internasional dan perkembangan makro, silakan ikuti saya untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
#2036奥运会
Penyangkalan: Konten di atas disusun berdasarkan informasi publik IOC dan pemberitaan media, semata-mata untuk merangkum fakta dan membahas informasi, serta tidak merupakan saran investasi apa pun.$BTC $ETH $XAU
Langsung saja, tujuh negara yang masuk daftar tersebut adalah Jerman, Hungaria, India, Qatar, Korea Selatan, Afrika Selatan, dan Turki.
Mari kita lihat garis waktunya. Sebenarnya, daftar awal tujuh negara ini sudah diumumkan kepada publik pada 6 Oktober. Pada 31 Oktober, masa pengajuan resmi IOC ditutup dan tidak ada lagi permohonan baru yang diterima. Tanggal 2 November menandai selesainya proses konfirmasi dan penetapan daftar final. Berikutnya, ketujuh negara tersebut akan menyampaikan presentasi secara daring bulan ini, penilaian kelayakan akan rampung pada Maret 2027, dan tuan rumah akhirnya akan dipilih melalui pemungutan suara dalam sidang umum pada pertengahan 2029.
Alasan tidak mengajukan diri sebenarnya mudah dipahami. Olimpiade sekarang bukan lagi ajang yang pasti mendatangkan keuntungan. Pembangunan venue, keamanan, dan infrastruktur kota bisa menelan biaya hingga puluhan miliar dolar AS. Contoh venue yang terbengkalai dan kerugian setelah ajang berakhir pun berlimpah. IOC sendiri berupaya keras mempertahankan minat calon tuan rumah dengan mendorong penyelenggaraan yang hemat biaya dan pemanfaatan venue yang sudah tersedia.
Bagi Tiongkok, Olimpiade Musim Panas Beijing 2008 dan Olimpiade Musim Dingin 2022 telah mengangkat citra internasional dan infrastruktur negara ke tingkat yang baru. Kini, menggunakan dana untuk hal-hal yang lebih penting—seperti kesejahteraan masyarakat, peningkatan industri, atau ajang regional seperti Pesta Olahraga Nasional Guangdong-Hong Kong-Makau yang belum lama ini digelar—jelas lebih sepadan dan memberikan manfaat nyata dibandingkan kembali mengerahkan segala upaya untuk menyelenggarakan Olimpiade.
Di antara tujuh negara tersebut, India dan Qatar tergolong cukup antusias. Namun, banyak negara lainnya juga menghadapi tekanan anggaran dan penolakan masyarakat. Keputusan Tiongkok untuk tidak ikut terlibat dalam situasi rumit ini merupakan pilihan yang pragmatis.
Jika Anda juga mengikuti peta olahraga internasional dan perkembangan makro, silakan ikuti saya untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
#2036奥运会
Penyangkalan: Konten di atas disusun berdasarkan informasi publik IOC dan pemberitaan media, semata-mata untuk merangkum fakta dan membahas informasi, serta tidak merupakan saran investasi apa pun.$BTC $ETH $XAU