Fairshake kali ini tidak mendapatkan hasil yang diharapkan. Mantan Senator dari Partai Demokrat Sherrod Brown mengalahkan Jon Husted dan merebut kembali kursi Senat, sementara komite aksi politik paling berpengaruh di industri kripto itu sudah mengeluarkan uang tanpa memperoleh hasil yang diinginkan.
Brown selalu menjadi tipe anggota parlemen yang tidak disukai industri kripto. Fairshake jelas bertaruh pada lawannya, tetapi kalah taruhan. Ini bukan sekadar kekalahan dalam satu pemilihan. Gagasan yang populer di industri selama dua tahun terakhir—bahwa sumbangan politik bisa ditukar dengan kebijakan yang bersahabat—kini juga dipertanyakan.
Yang lebih menarik untuk dicermati adalah makna sinyalnya. PAC kripto menggalang dana besar-besaran untuk menunjukkan eksistensinya di Capitol Hill. Banyak proyek dan bursa menganggap donasi sebagai polis asuransi, berpikir bahwa selama uangnya cukup, arah kebijakan regulator bisa dipengaruhi. Namun, pemilu tetaplah urusan pemilih, dan uang hanya salah satu faktornya. Ketika isu industri tidak berkaitan dengan hal-hal yang sehari-hari menjadi perhatian pemilih, seperti harga barang dan lapangan kerja, sebanyak apa pun uang yang dikeluarkan, hasilnya hanya iklan.
Bagi industri itu sendiri, ini belum tentu hal yang buruk. Kemajuan regulasi bergantung pada komunikasi jangka panjang, pembangunan kepatuhan, dan kepercayaan publik, bukan pada taruhan terhadap satu kandidat. Menumpuk semua sumber daya hanya pada momen pemilu justru mudah membentuk kesan di mata publik bahwa industri kripto hanya ingin membeli semacam kupon pengecualian.
Pelajaran dari Fairshake kali ini patut membuat siapa pun yang menganggap sumbangan politik sebagai jalan pintas menghitung ulang untung-ruginya.
Konten di atas bukan merupakan saran investasi.