Kecerdasan buatan memungkinkan penjahat siber mempercepat serangan mereka: mencari celah keamanan, membuat pesan penipuan yang lebih meyakinkan, dan mengotomatiskan sebagian proses penyusupan. Dalam beberapa kasus, siklus serangan dipersingkat hingga 97%, dari hitungan minggu menjadi hitungan jam.

Masalahnya, banyak organisasi masih mengandalkan pemeriksaan peringatan dan koordinasi respons secara manual. Saat sebuah tim menganalisis ancaman, serangan otomatis mungkin sudah menyebar di dalam jaringan.

Solusinya bukan menyingkirkan manusia, melainkan menggabungkan peran mereka dengan sistem otomatis yang memantau, mendeteksi, dan segera merespons perilaku mencurigakan. Keputusan penting harus tetap berada di tangan manusia, tetapi deteksi dan penanggulangan awal harus beroperasi secepat para penyerang.

#CryptoTips #altcoins #Binance