Co-CEO Binance Richard Teng mengatakan kepada Fox Business bahwa tidak ada pelanggan Binance yang kehilangan uang dalam insiden keamanan pekan lalu, dan bahwa bursa tersebut menanggung seluruh kerugian itu sendiri. Dalam wawancara pertamanya sejak serangan tersebut, Teng mengatakan Binance telah menyisihkan dana lebih dari 100% dari jumlah yang dibutuhkan dan telah memulihkan 98% aset yang terdampak.

Pelanggan Dilindungi Sepenuhnya

Ketika ditanya apakah ada pelanggan yang kehilangan uang, Teng menjawab: “Tidak, sama sekali tidak.” Ia mengatakan Binance telah menegaskan sejak hari pertama bahwa perusahaan bertanggung jawab penuh, dan “seluruh dampak finansial akan kami tanggung.” Pelanggan dapat memeriksa saldo mereka melalui Proof of Reserves Binance.

Sisa 2% aset terdampak adalah token yang kurang likuid, kata Teng, dan Binance membutuhkan waktu untuk membelinya tanpa mengganggu pasar. “Aset pelanggan sepenuhnya terlindungi dalam hal itu, dan itulah jaminan kami,” katanya. “Prioritas kami selalu melindungi aset dan kepentingan pelanggan.”

Serangan yang Berlangsung Berbulan-bulan

Teng mengawali dengan permintaan maaf. “Ini seharusnya tidak terjadi, dan kami meminta maaf kepada pengguna atas gangguan yang terjadi,” katanya. Ia menggambarkan serangan itu sebagai kampanye yang sangat canggih dan berlangsung selama beberapa bulan, yang menurut FBI dilakukan oleh Korea Utara. Para penyerang menggunakan wawancara rekrutmen palsu, perangkat lunak berbahaya yang disamarkan sebagai alat pengembang, serta teknik AI untuk menyusup. Mereka kemudian melancarkan serangan “dengan kecepatan yang belum pernah disaksikan industri kami sebelumnya,” katanya.

“Ini bukan sekadar satu kesalahan atau masalah yang bisa segera diatasi,” kata Teng. “Para penyerang menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menyusup.”

Sistem Dibangun Kembali

Teng mengatakan Binance telah menutup semua titik masuk yang digunakan dalam serangan tersebut, membangun kembali sistem yang terdampak, dan menerbitkan laporan terperinci agar industri dapat mengambil pelajaran darinya. Bursa itu terus berinvestasi besar-besaran dalam keamanan dan memperketat pengendaliannya. “Ada beberapa hal yang kami pelajari dari kejadian ini, dan kami akan terus belajar,” katanya.