Pemilu Amerika tampak meriah, tetapi pada dasarnya hanyalah pertunjukan yang dikendalikan uang. Kedua partai bergantian tampil dan meneriakkan slogan sekeras-kerasnya, sementara aspirasi rakyat biasa kerap dikesampingkan akibat kepentingan modal dan pertarungan politik antarpartai. Pemungutan suara hanya formalitas, perpecahan sudah menjadi hal lumrah. Setelah semua kemeriahan itu berlalu, sebenarnya tak banyak yang benar-benar berubah.