Baru kemarin bukti cadangan dibilang cuma selembar kuitansi, hari ini tagihan lain datang: separuh dana daruratnya sendiri sudah terpakai. Sederhananya, SAFU adalah dompet darurat Binance yang biasanya tak disentuh dan baru digunakan saat terjadi masalah besar. Kali ini benar-benar dipakai.

Mari lihat tiga angka. Saldo dompet Bitcoin SAFU yang dipublikasikan turun dari 15.000 koin menjadi sekitar 7.500 koin. Pada 31 Oktober, sebanyak 7.499 koin ditransfer keluar dalam sehari. Dengan harga $BTC sekitar US$77.000, sisanya bernilai sekitar US$580 juta. Binance menyatakan bahwa, jika kas perusahaan dan dana asuransi futures juga dihitung, sekitar 95% dari aset senilai US$6,3 miliar yang dicuri sudah diganti, dan mereka berjanji akan mengisi kembali SAFU hingga sekitar US$1 miliar. CoinDesk dan Cointelegraph memeriksa catatan on-chain yang sama, dan angkanya cocok. Perlu diperjelas: 7.500 koin ini hanya saldo dompet Bitcoin yang dipublikasikan, bukan seluruh isi SAFU. Jadi, kalau menganggapnya sebagai seluruh aset lalu menarik kesimpulan, itu berlebihan.

Namun, ada satu hal yang tak bisa diabaikan. Aturan Binance saat ini menyebut dana akan diisi kembali hingga US$1 miliar hanya jika nilai pasar dana turun di bawah US$800 juta akibat penurunan harga koin. Aturan itu tidak menyebutkan berapa lama setelah dana digunakan pengisian kembali akan dilakukan atau berapa jumlahnya, dan kali ini pun tidak ada jadwal yang diberikan. Menggunakan dana untuk menyelamatkan keadaan bukanlah masalah. Namun, jika tanggal pengisiannya kembali tidak ditetapkan dengan pasti, bantalan keamanan memang benar-benar menipis. Ini pendapat pribadi, hanya sebagai bahan pertimbangan.

#SAFU #Binance #CryptoSecurity

Kamu berpihak ke mana: jadwal pengisian kembali harus ditetapkan lebih dulu agar kita bisa tenang, atau penggantian 95% sudah cukup? Tulis pilihanmu di kolom komentar.