Terungkapnya penipuan “Raja Kripto” Kanada: dana investasi sebesar 36 juta dolar Kanada ternyata hanya ditukar dengan akun senilai 311 juta dolar AS yang tidak pernah ada!

Seorang pemuda yang menyebut dirinya “Raja Kripto” menjanjikan keuntungan kepada investor melalui perdagangan mata uang kripto dan valas. Bahkan, ada yang dijanjikan imbal hasil 3% setiap minggu.

Dia adalah Aiden Pleterski, dari Ontario, Kanada.

Pada 2020 hingga 2022, dia mengumpulkan lebih dari 36,3 juta dolar Kanada dari para investor.

Untuk meyakinkan investor akan kemampuannya berdagang, dia juga menunjukkan tangkapan layar dan video akun perdagangan dengan saldo lebih dari 311 juta dolar AS.

Namun, rekaman yang diputar di pengadilan mengungkap kebenarannya: dana yang konon bernilai 300 juta dolar AS itu sama sekali tidak ada.

Yang lebih mengejutkan, akuntan forensik mengungkapkan dalam persidangan bahwa uang investor tidak disetorkan ke platform perdagangan FXChoice sebagaimana tercantum dalam kontrak.

Sekitar 5,6 juta dolar Kanada di antaranya digunakan untuk membeli mobil mewah, 4,9 juta dolar Kanada untuk membayar tagihan kartu kredit, 870.000 dolar Kanada untuk perjalanan dan pesawat pribadi, hampir 600.000 dolar Kanada untuk keamanan, dan hampir 3,7 juta dolar Kanada ditransfer kepada orang tuanya.

Sekitar 16,1 juta dolar Kanada lainnya digunakan untuk membayar investor lain.

Dengan kata lain, sebagian keuntungan yang diterima investor sebenarnya berasal dari uang yang disetorkan oleh investor-investor berikutnya.

Pada 29 Oktober, juri di Toronto memutuskan Pleterski bersalah atas penipuan setelah bermusyawarah selama sekitar 90 menit. Sebelumnya, dia terus menyangkal tuduhan dan membela dirinya sendiri di persidangan. Kasus ini masih menunggu proses penjatuhan hukuman selanjutnya.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bagi semua investor kripto:

Yang benar-benar berbahaya sering kali bukanlah fluktuasi pasar, melainkan ilusi kekayaan yang diciptakan melalui janji imbal hasil tinggi, catatan perdagangan palsu, dan aliran dana yang direkayasa.

Ingat tiga prinsip ini:

Jangan mudah percaya pada imbal hasil tinggi yang pasti, jangan menganggap tangkapan layar akun sebagai bukti aset yang nyata, dan jangan menyerahkan dana kepada orang yang catatan transaksinya tidak dapat diverifikasi secara independen.

Di pasar kripto, keuntungan bisa dikemas sedemikian rupa dan akun bisa dipalsukan, tetapi aliran dana yang sebenarnya tidak bisa berbohong.