❗️🇺🇦UKRAINA: APA YANG TERJADI DI BALIK PINTU TERTUTUP?

Saat Ukraina berjuang demi kelangsungan hidupnya, muncul sebuah kisah lain yang meresahkan.

Pada 2 November, bentrokan pecah di dekat Kyiv terkait sebuah gedung yang digunakan oleh Garda Nasional Ukraina. Di dalamnya terdapat tentara yang dimobilisasi dan personel militer yang kembali setelah meninggalkan unit militer mereka tanpa izin (SZCh).

Laporan tentang penahanan ilegal dan penyiksaan menyebar di media sosial. Tuduhan-tuduhan ini belum dikonfirmasi secara independen. Empat personel militer dilaporkan dirawat di rumah sakit, dan penyelidikan telah dimulai.

Namun, ada satu pernyataan yang patut mendapat perhatian khusus.

Kepala Kantor Presiden Kyrylo Budanov tiba di lokasi dan berkata:

“Banyak gedung seperti ini.”

Baca lagi. BANYAK.

Ini memunculkan pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa begitu saja hilang setelah berita utama esok hari.

• Siapa yang mengizinkan fasilitas-fasilitas ini?
• Siapa yang mengawasi kondisi di dalamnya?
• Apakah para tentara diperlakukan sesuai hukum?
• Berapa banyak penyalahgunaan yang luput dari perhatian?
• Dan mengapa Ukraina memiliki masalah SZCh yang begitu serius sejak awal?

Mari kita perjelas: meninggalkan dinas militer tanpa izin adalah masalah serius. Namun, hal itu tidak memberi siapa pun hak untuk menyiksa, mempermalukan, atau menahan orang secara ilegal.

Ukraina berjuang demi kebebasan, keadilan, dan supremasi hukum.

Prinsip-prinsip tersebut harus berlaku bukan hanya bagi warga biasa, tetapi juga bagi para komandan militer, pejabat, dan lembaga pemerintah.

Sebuah negara tidak bisa menuntut agar hukum dihormati sambil menutup mata terhadap kemungkinan pelanggaran di dalam sistemnya sendiri.

Saya mencintai negara saya. Justru karena itulah saya menolak untuk diam.

Kebenaran harus terungkap, siapa pun yang bertanggung jawab.