Saat memasang pesanan di bursa, langkah pertama adalah memilih jenis pesanan. Yang paling umum adalah pesanan pasar dan pesanan limit. Perbedaan keduanya bukan soal beli atau jual, melainkan apakah Anda lebih mementingkan “langsung dieksekusi” atau “harga yang terkendali”.
Koin terkait: $BTC dikutip pada 76,928.18 (24 jam -1.52%).
【Mengenal buku pesanan】
Pencocokan transaksi spot di bursa mengandalkan buku pesanan: pesanan beli diurutkan dari harga tertinggi ke terendah, sedangkan pesanan jual diurutkan dari harga terendah ke tertinggi. Selisih antara harga beli tertinggi dan harga jual terendah disebut spread bid-ask.
Setiap pesanan yang Anda buat akan langsung dicocokkan dengan pesanan yang sudah tercatat di buku pesanan, atau tercatat sebagai pesanan baru di buku pesanan dan menunggu untuk dicocokkan dengan pesanan orang lain.
【Order Pasar: Eksekusi Dulu, Harga Belakangan】
Order pasar tidak menentukan harga dan akan langsung dieksekusi pada harga terbaik yang tersedia di buku pesanan saat itu. Keuntungannya adalah cepat, cocok saat Anda perlu segera membeli atau menjual.
Kekurangannya, harga eksekusi tidak bisa dikendalikan. Jika nilai pesanan cukup besar atau pasangan trading sedang sepi, order pasar dapat menyapu beberapa tingkat pesanan yang tersedia. Akibatnya, harga eksekusi rata-rata bisa berbeda dari harga yang terlihat saat Anda memasang pesanan. Inilah yang disebut slippage.
【Order Limit: Harga Terkendali, Belum Tentu Tereksekusi】
Untuk order limit, Anda harus memasukkan harga sendiri: order beli hanya akan dieksekusi pada harga yang ditetapkan atau lebih rendah, sedangkan order jual hanya akan dieksekusi pada harga yang ditetapkan atau lebih tinggi. Jika harga tersebut belum tercapai, pesanan akan tetap berada di buku pesanan sambil menunggu, dan bisa saja hanya terisi sebagian.
Banyak bursa juga menyediakan beberapa jenis masa berlaku: GTC tetap berlaku sampai pesanan terisi atau dibatalkan; IOC langsung mengeksekusi bagian yang bisa terisi dan membatalkan sisanya; FOK mengharuskan seluruh pesanan terisi sekaligus, jika tidak maka seluruh pesanan dibatalkan.
【Order Stop-Limit dan Beberapa Kebiasaan Baik】
Order stop-limit mengharuskan Anda mengisi dua harga: harga pemicu dan harga pesanan. Setelah harga terakhir mencapai harga pemicu, sistem akan memasang order limit sesuai harga pesanan. Jika pergerakan pasar terlalu cepat, order limit ini mungkin tidak sempat terisi.
Saat pasar bergejolak tajam, waspadai slippage saat menggunakan order pasar. Untuk nilai pesanan yang besar, Anda bisa menggunakan order limit dan memasangnya secara bertahap. Sebelum mengirim pesanan, periksa kembali harga, jumlah, serta arah beli atau jual—kesalahan memasukkan satu angka nol tambahan bukan hal yang jarang terjadi.
【Kesimpulan Singkat】
Jenis order itu sendiri tidak menentukan untung atau rugi. Jenis order menentukan seberapa besar selisih harga yang bersedia Anda terima demi kecepatan eksekusi. Pikirkan dulu mana yang lebih penting, lalu pilih jenis order yang sesuai. Pengetahuan bisa membantu Anda menghindari kesalahan, tetapi tidak bisa menggantikan manajemen posisi.
Apakah Anda juga pernah salah memahami hal ini?
