NEAR Protocol sedang menguji ulang garis resistensi menurun yang telah ditembus pada grafik mingguan. Pergerakan harga menunjukkan bahwa pembeli berupaya mengubah resistensi sebelumnya menjadi support, meskipun konfirmasi tetap penting.

Level kenaikan yang ditandai adalah $6.30, $8.60, $12, dan pada akhirnya $21. Target tersebut bergantung pada pantulan yang berhasil dan pemulihan yang berkelanjutan. Tanpa itu, proyeksi pergerakan tersebut masih berupa skenario, bukan pembalikan tren yang terkonfirmasi.

Minat Institusional Menambah Lapisan Baru pada Prospek NEAR

Argumen bullish tidak terbatas pada analisis teknikal. Ekosistem NEAR mencakup aset Ondo yang ditokenisasi, infrastruktur swap lintas rantai, dan futures IPO Anthropic.

Sementara itu, ETF NEAR Bitwise dilaporkan mencatat arus masuk hampir setiap hari sejak diluncurkan. Kini, dana tersebut memegang 1,37% dari total suplai NEAR.

Angka itu menunjukkan meningkatnya eksposur melalui ETF, tetapi tidak menjamin akumulasi berlanjut atau harga naik. Pasar sering mengecewakan mereka yang menganggap arus masuk sebagai jaminan bahwa harga hanya akan naik.

$NEAR Wall Street Segera Hadir 🏦

NEAR Protocol telah menguji ulang segitiga menurun yang ditembus pada grafik mingguan dan tetap bertahan sambil membangun fondasi untuk pergerakan besar berikutnya.

Ada aset Ondo yang ditokenisasi, infrastruktur swap lintas rantai, futures IPO Anthropic… pic.twitter.com/Cp1vcMaGiD

— Lana Valentis (@LanaValentis) 2 November 2026

Prediksi Harga NEAR: Bisakah NEAR Mengubah Pengujian Ulangnya Menjadi Reli?

Pertanyaan utamanya adalah apakah NEAR mampu bertahan di pengujian ulang garis tren menurun dan membangun momentum. Jika pembeli berhasil melakukannya, $6.30 menjadi target kenaikan pertama, disusul $8.60 dan $12.

Level $21 merupakan target dalam skenario jangka panjang. Meski begitu, prediksi harga NEAR bergantung pada pantulan yang terkonfirmasi, bukan hanya berita tentang institusi. Sampai pergerakan harga memvalidasi skenario ini, optimisme sebaiknya disertai kehati-hatian.