Di Shenzhen sekarang ada sekelompok orang yang bermain kotor. Mereka mengubah bisnis menjadi sebuah sandiwara.
Pada bulan Juni, sebuah pameran perdagangan luar negeri berskala besar digelar di Shenzhen.
Para pedagang kecil dan menengah dari berbagai penjuru negeri merogoh kocek puluhan ribu yuan untuk biaya stan, lalu menempuh perjalanan jauh ke sana.
Mereka hanya ingin mendapatkan lebih banyak pesanan ekspor. Hasilnya, suasana di lokasi sangat ramai dan orang asing datang silih berganti.
Namun, begitu ditanya soal spesifikasi produk, harga grosir, atau detail kerja sama, mereka tak tahu apa-apa.
Sebab, para pembeli asing itu sebenarnya hanyalah pemeran dari awal sampai akhir. Kebanyakan dari mereka adalah mahasiswa asing yang sedang belajar di Tiongkok.
Mereka membawa kartu nama berbahasa Mandarin, tetapi bicara Mandarin pun terbata-bata. Mereka berkeliling memotret setiap stan dan mengambil brosur, lalu pergi begitu saja.
Kebenarannya baru terungkap setelah seorang pedagang mengikuti mereka sampai ke stasiun kereta bawah tanah.
Staf penyelenggara mencocokkan nama para pemeran satu per satu. Pukul tiga sore, mereka membagikan uang tunai di lokasi: 300 yuan untuk satu hari. Setelah selesai berakting, mereka langsung pulang.
Para pedagang pun langsung murka dan beramai-ramai mengepung penyelenggara untuk meminta penjelasan.
Satu pertanyaan mereka sederhana: kami datang untuk berbisnis dengan uang hasil jerih payah, tetapi kalian malah menggelar sandiwara untuk kami.
Ini bukan kejadian terisolasi.
Banyak pameran di seluruh negeri memakai cara yang sama. Penyelenggara hanya peduli apakah stan sudah terjual, tak pernah peduli apakah pedagang berhasil mendapat transaksi.
Mereka membawa 36 siasat ke pameran dagang: menciptakan sesuatu dari ketiadaan, memalsukan keramaian pengunjung, menyelinap diam-diam, lalu memungut biaya.
Sandiwara itu dimainkan dengan begitu sempurna. Yang lebih ironis adalah para pemeran di atas panggung.
Mahasiswa asing yang menikmati fasilitas terbaik berkat subsidi dari uang pajak, pada akhirnya bekerja sama dengan penyelenggara untuk menipu para pelaku usaha lokal yang jujur dan bekerja keras.
Dulu ada seorang blogger yang berkeliling ke lebih dari seratus negara dan mewawancarai orang asing secara acak tentang kesan mereka terhadap kita. Jawabannya ternyata seragam: hanya dua kata, licin dan penuh perhitungan.
Dua kata itu lahir dari kebohongan yang dilakukan berulang kali.
Setiap kali sandiwara dipentaskan, kepercayaan dari luar negeri berkurang sedikit, dan jalan bagi perdagangan luar negeri kita pun semakin sempit.
Ketika bermain siasat dianggap sebagai kecakapan, dan mengingkari perjanjian dianggap sebagai cara bertahan hidup, kita masih sangat jauh dari perdagangan yang benar-benar beradab.
Namun, ada satu hal yang pasti: setiap sandiwara pada akhirnya akan usai.
Mereka yang bekerja dengan sungguh-sungguh dan mengirimkan barang berkualitas, tak mengandalkan naskah ataupun akting. Mereka memang bukan yang paling bersinar di atas panggung.
Namun, saat panggung runtuh, mereka tetap ada. Kejujuran tak pernah kedaluwarsa.
#比特币连续7周收于50周均线上方
#币安已处理46.5亿美元提款
$BNB
Pada bulan Juni, sebuah pameran perdagangan luar negeri berskala besar digelar di Shenzhen.
Para pedagang kecil dan menengah dari berbagai penjuru negeri merogoh kocek puluhan ribu yuan untuk biaya stan, lalu menempuh perjalanan jauh ke sana.
Mereka hanya ingin mendapatkan lebih banyak pesanan ekspor. Hasilnya, suasana di lokasi sangat ramai dan orang asing datang silih berganti.
Namun, begitu ditanya soal spesifikasi produk, harga grosir, atau detail kerja sama, mereka tak tahu apa-apa.
Sebab, para pembeli asing itu sebenarnya hanyalah pemeran dari awal sampai akhir. Kebanyakan dari mereka adalah mahasiswa asing yang sedang belajar di Tiongkok.
Mereka membawa kartu nama berbahasa Mandarin, tetapi bicara Mandarin pun terbata-bata. Mereka berkeliling memotret setiap stan dan mengambil brosur, lalu pergi begitu saja.
Kebenarannya baru terungkap setelah seorang pedagang mengikuti mereka sampai ke stasiun kereta bawah tanah.
Staf penyelenggara mencocokkan nama para pemeran satu per satu. Pukul tiga sore, mereka membagikan uang tunai di lokasi: 300 yuan untuk satu hari. Setelah selesai berakting, mereka langsung pulang.
Para pedagang pun langsung murka dan beramai-ramai mengepung penyelenggara untuk meminta penjelasan.
Satu pertanyaan mereka sederhana: kami datang untuk berbisnis dengan uang hasil jerih payah, tetapi kalian malah menggelar sandiwara untuk kami.
Ini bukan kejadian terisolasi.
Banyak pameran di seluruh negeri memakai cara yang sama. Penyelenggara hanya peduli apakah stan sudah terjual, tak pernah peduli apakah pedagang berhasil mendapat transaksi.
Mereka membawa 36 siasat ke pameran dagang: menciptakan sesuatu dari ketiadaan, memalsukan keramaian pengunjung, menyelinap diam-diam, lalu memungut biaya.
Sandiwara itu dimainkan dengan begitu sempurna. Yang lebih ironis adalah para pemeran di atas panggung.
Mahasiswa asing yang menikmati fasilitas terbaik berkat subsidi dari uang pajak, pada akhirnya bekerja sama dengan penyelenggara untuk menipu para pelaku usaha lokal yang jujur dan bekerja keras.
Dulu ada seorang blogger yang berkeliling ke lebih dari seratus negara dan mewawancarai orang asing secara acak tentang kesan mereka terhadap kita. Jawabannya ternyata seragam: hanya dua kata, licin dan penuh perhitungan.
Dua kata itu lahir dari kebohongan yang dilakukan berulang kali.
Setiap kali sandiwara dipentaskan, kepercayaan dari luar negeri berkurang sedikit, dan jalan bagi perdagangan luar negeri kita pun semakin sempit.
Ketika bermain siasat dianggap sebagai kecakapan, dan mengingkari perjanjian dianggap sebagai cara bertahan hidup, kita masih sangat jauh dari perdagangan yang benar-benar beradab.
Namun, ada satu hal yang pasti: setiap sandiwara pada akhirnya akan usai.
Mereka yang bekerja dengan sungguh-sungguh dan mengirimkan barang berkualitas, tak mengandalkan naskah ataupun akting. Mereka memang bukan yang paling bersinar di atas panggung.
Namun, saat panggung runtuh, mereka tetap ada. Kejujuran tak pernah kedaluwarsa.
#比特币连续7周收于50周均线上方
#币安已处理46.5亿美元提款
$BNB

