Reformasi pajak konsumsi, yang disahkan melalui Amendemen Konstitusi No. 132/2023 dan terutama diatur oleh Undang-Undang Pelengkap No. 214/2025 (serta dilengkapi oleh UU Pelengkap 227/2026), merupakan perubahan terbesar pada sistem pajak atas barang dan jasa dalam beberapa dekade. Reformasi ini menggantikan lima jenis pajak (PIS, Cofins, IPI, ICMS, dan ISS) dengan model IVA dual + pajak selektif. Tarif CBS pada 2027 (perkembangan terbaru)
Pada 28 Oktober 2026, TCU menyetujui perhitungan tarif acuan CBS sebesar 11,3%. Angka tersebut akan disampaikan kepada Senat, yang memiliki waktu hingga 15 Desember 2026 untuk menetapkannya melalui resolusi. Jika tidak ada resolusi, angka dari TCU yang berlaku.
portal.tcu
Pada 2027 dan 2028, CBS akan dikenakan dengan pengurangan sebesar 0,1 poin persentase. Perkiraan sebelumnya dari Komite Pengelola IBS menunjukkan angka sekitar 9,2%. Dengan usulan TCU, para analis memperkirakan IVA dual (CBS + IBS) dapat mencapai sekitar 30% atau lebih saat diterapkan sepenuhnya pada 2033—di atas rata-rata OECD.
Globo
Perubahan praktis utama bagi perusahaan
Dokumen pajak: mulai 2026, faktur (NF-e, NFC-e, CT-e, NFS-e, dll.) harus mencantumkan CBS dan IBS secara terpisah.
Kredit pajak yang luas: perusahaan dapat mengklaim kembali pajak yang dibayarkan atas pembelian (bahan baku, biaya angkut, jasa, dll.).
Split payment: sistem pembayaran terbagi (sebagian nilai faktur langsung disalurkan ke otoritas pajak). Uji coba pada 2026; opsional pada 2027; wajib mulai 2028 dalam banyak kasus.
Simples Nacional: perusahaan yang mengikuti Simples memiliki aturan khusus (opsi untuk menggunakan rezim reguler/hibrida IBS/CBS, dengan tenggat pada Oktober–Desember 2026).
Cashback: pengembalian sebagian pajak kepada keluarga berpenghasilan rendah (terutama CBS).
Situasi terkini (November 2026)
2026 merupakan tahun uji coba dan adaptasi.
Tarif CBS untuk 2027 sedang ditetapkan (TCU → Senat).
Pajak Selektif masih menunggu peraturan final (peraturan sementara diperkirakan akan diterbitkan).
Perusahaan perlu menyesuaikan sistem, basis data, penetapan harga, dan pengendalian kredit pajak sebelum 2027.
Hal-hal penting untuk artikel
Reformasi ini bertujuan menyederhanakan, meningkatkan transparansi, dan menghapus pajak berganda, tetapi masa transisinya panjang dan rumit.
Dampak terhadap harga akhir bergantung pada sektor (sebagian diuntungkan oleh kredit pajak yang luas; sektor lainnya mungkin menghadapi tarif efektif yang lebih tinggi).
Tarif total yang diproyeksikan termasuk yang tertinggi di dunia, sehingga memicu perdebatan mengenai daya saing. #NEW #EconomicAlert #fypシ
