Pertama, lihat dua alamat ini:
0x8532FA14……0543D4
0x853244c7……D543D4
Di atas adalah alamat peretas Binance, yang menyimpan 197.460 ETH, senilai sekitar 440 juta dolar AS.
Alamat di bawah bukan milik peretas. Seseorang membuat “kloning” alamat peretas, dengan bagian awal dan akhirnya yang hampir persis sama.

Alamat kloning ini terus mengirim sejumlah kecil ETH, seperti 0,0001 ETH, kepada peretas.
Ini adalah contoh klasik penipuan peracunan alamat: saat menyalin alamat dari riwayat transfer, kamu malah menyalin alamat palsu dan uangmu masuk ke kantong orang lain.
Peretas yang mencuri 6,3 miliar kini menjadi sasaran phishing orang lain.
Aku menelusuri 192 transaksi di alamat ini dan menemukan bahwa tempat ini sudah lama bukan sekadar dompet peretas, melainkan “sumur harapan” paling ramai di seluruh jaringan.
🙏 Meminta sedekah
Ada yang mengirim doa:
"Saudaraku yang terkasih, kamu sedang menghadapi situasi yang sangat berbahaya. Donasikan sedikit ETH agar aku bisa memulai hidupku lagi, dan aku akan berdoa kepada Tuhan untukmu."
Di satu sisi bilang orang itu sedang dalam bahaya, di sisi lain malah meminta uang darinya.
Ada juga yang menulis seperti proposal bisnis:
"Orang lain meminta uang darimu, aku hanya ingin kamu membuat satu keputusan. 50 ETH hanya mewakili 0,000026% milikmu."
Kata-katanya menyentuh hati, sayangnya hitungannya meleset. Angka sebenarnya 0,0256%, beda tepat 1.000 kali lipat.
Yang lebih parah, sebelum meminta sedekah, banyak orang lebih dulu mengirim ETH dalam jumlah sekian ratusan kecil kepada peretas, bahkan membayar biaya Gas tambahan.
Mengirim uang kepada peretas, lalu meminta sedekah kepada peretas—aku tidak paham urutannya.
🎭 Nama ENS lebih seru daripada pesannya
· ilovekimjongun.eth: Kali ini kebetulan dicurigai sebagai ulah peretas Korea Utara. Pesan dari nama ini, yang paham pasti paham
· doughboy-jason-calacanis.eth: Mengirim belasan transaksi dalam semalam
· halloweenday.eth: Selamat Halloween
🗑 Ada juga yang mengirim token sampah sebagai airdrop kepada peretas
21.000 BTE, 95.000 NEWT, ditambah banyak token lain yang namanya saja sulit disebut.
Bahkan dompet peretas pun ada yang ingin dijadikan sasaran untuk meraup keuntungan.
Sekarang, hal yang lebih serius
1️⃣ Jangan berinteraksi dengan alamat peretas. Transfer dan pesan akan tersimpan permanen di blockchain. Alamatmu mungkin akan dicatat oleh alat manajemen risiko, dan nanti kamu bisa dimintai keterangan saat menarik aset.
2️⃣ Penipuan phishing paling marak saat isu sedang ramai. Periksa alamat secara lengkap sebelum mentransfer, jangan hanya melihat beberapa karakter awal dan akhir; jangan menjual atau memberikan otorisasi untuk token tak dikenal yang kamu terima; siapa pun yang mengaku bisa “membantumu memulihkan aset” harus dianggap penipu.
3️⃣ Yang benar-benar perlu diperhatikan adalah kapan dan bagaimana hampir 200.000 ETH ini akan dijual. Stablecoin bisa dibekukan, ETH tidak bisa—ini seperti pedang yang menggantung di atas pasar.
Apakah peretas akan membalas salah satu pesan ini?
Menurutmu siapa yang paling mungkin mendapatkan uangnya? Ceritakan di kolom komentar 👇
