Proyek baru menjual token untuk mengumpulkan dana dengan beberapa cara: ICO, IEO, dan IDO. Namanya hanya berbeda satu huruf, tetapi di baliknya ada perbedaan tentang “siapa yang mengorganisasi penjualan”, sekaligus mencerminkan sejarah berbagai tahap industri kripto.
$ETH memperoleh dana untuk pengembangan awalnya dari penggalangan dana publik pada 2014. Harga saat ini 2256.28 (24 jam +0.35%).
— ICO: proyek menjual langsung —
ICO (penawaran token perdana) adalah cara proyek menjual token langsung kepada publik untuk mengumpulkan dana pengembangan. Penjualan Mastercoin yang dimulai pada Juli 2013 sering dianggap sebagai ICO paling awal.
Pada Juli 2014, Ethereum memulai penggalangan dana publik. Para peserta menggunakan Bitcoin untuk membeli ETH, dan dana tersebut mendukung pengembangan awal Ethereum.
Sekitar 2017, ICO mengalami lonjakan popularitas. Banyak proyek berhasil menghimpun dana besar hanya dengan bermodalkan whitepaper, tetapi kemudian banyak yang gagal memenuhi janji. Pengalaman ini menjadikan “pahami proyeknya dulu sebelum ikut serta” sebagai pelajaran yang terus diingat di industri.
— IEO: Bursa melakukan penyaringan —
IEO (Initial Exchange Offering) adalah penjualan token melalui platform penerbitan milik bursa, dengan bursa bertanggung jawab menyaring proyek dan mengelola penjualannya. Pada awal 2019, penjualan BitTorrent (BTT) di Binance Launchpad habis terjual dalam waktu kurang dari 15 menit, memicu gelombang IEO.
Penyaringan oleh bursa menambahkan satu lapis pemeriksaan, tetapi bukan berarti harga token tidak akan turun setelah terdaftar. Risiko harga token baru tetap harus Anda tanggung sendiri.
— IDO: Penjualan di blockchain —
IDO (Initial DEX Offering) adalah penjualan perdana token melalui bursa terdesentralisasi atau platform penerbitan di blockchain, dan pengguna berpartisipasi langsung menggunakan dompet mereka. Prosesnya mudah dan cepat, tetapi penyaringannya juga lebih minim sehingga proyek palsu dan halaman phishing lebih banyak.
Saat mengikuti IDO, pastikan untuk memeriksa halaman dan alamat kontrak sebelum menghubungkan dompet atau memberikan otorisasi.
— Apa pun metodenya —
Sebelum mengikuti penjualan apa pun, ada baiknya memeriksa tiga hal: siapa yang mendapat alokasi token, kapan masing-masing pihak dapat mencairkannya, serta jumlah dan tujuan penggunaan dana yang dihimpun. Jika hanya melihat popularitas dan promosi, informasi penting ini mudah terlewat.
Mereka yang tiba-tiba menghubungi dan menawarkan “jatah private sale” atau “harga khusus orang dalam” sering kali adalah penipu. Penjualan resmi akan diumumkan melalui kanal publik.
— Kesimpulan singkat —
ICO, IEO, dan IDO hanya berbeda dalam cara penyelenggaraannya. Risiko token baru tidak hilang hanya karena namanya berbeda. Investasikan sesuai kemampuan dan siapkan jalan keluar untuk diri sendiri.
Ada tambahan? Yuk, diskusikan di kolom komentar.