BENCANA: sosok yang secara tidak sengaja menciptakan mata uang kripto terbesar kedua di dunia!
Pada Maret 2011, Vitalik Buterin, seorang mahasiswa berusia 17 tahun, duduk di depan PC tua di Toronto. Ia tak mampu membeli bitcoin ataupun membangun pusat penambangan yang canggih; jadi, ia mencari nafkah dengan menulis artikel, yang dibayar masing-masing 5 BTC (saat itu nilainya hanya $4).
​Setiap satoshi yang ia dapatkan, ia kirim ke satu-satunya dompetnya.
​Lalu tiba-tiba, mimpi buruk setiap penggemar mata uang kripto terjadi: hard disk yang menyimpan kunci privatnya rusak.
​Memulai ulang komputer, mencoba memulihkan data—semuanya sia-sia. Seluruh tabungannya dan ratusan jam kerja seketika lenyap tak bersisa!
​Setelah mengalami guncangan seperti itu, siapa pun mungkin akan menyerah dan melupakan mata uang kripto selamanya. Namun, kesalahan fatal ini justru memberinya ide brilian: sistemnya terlalu rumit dan tak memberi ruang bagi kesalahan; sebuah terobosan diperlukan.
​Alih-alih menyerah, ia mengambil laptopnya dan mulai membuat kode untuk jaringan yang benar-benar baru. Maka, dari tragedi pribadi ini lahirlah #Ethereum , sekaligus era kontrak pintar, yang tanpanya dunia mata uang kripto saat ini tak terbayangkan.
Pahlawan sejati revolusi kripto bukanlah mereka yang tak pernah berbuat salah, melainkan mereka yang kegagalan dan kehilangan pribadinya membawa kemajuan bagi seluruh umat manusia!
#BTC

$BTC