TERKINI: The Fed baru saja terus menekan $BTC.

Ingat Kevin Warsh, Ketua The Fed yang "ramah Bitcoin"? Nah, pekan ini kenyataan menghantam. The Fed mempertahankan suku bunga di 3,75%-4%, tetapi hasil pemungutan suaranya 10-2, dan dua pejabat menginginkan kenaikan suku bunga segera. Warsh juga menegaskan bahwa inflasi masih di atas target 2%. 😬

Pasar menangkap pesannya:

• Trader kini memperkirakan peluang sekitar 86-87% bahwa suku bunga akan naik pada Desember
• $BTC sempat turun di bawah $80K dan kini diperdagangkan di sekitar $77K
• $BTC berpotensi mencatat kerugian mingguan selama empat pekan berturut-turut
• Oktober berakhir di zona merah, sekitar -4% untuk $BTC, padahal sejak 2020 bulan ini rata-rata mencatat kenaikan 18%
• Altcoin seperti $ETH dan $SOL biasanya ikut terdampak saat Bitcoin melemah

Mengapa ini penting? Suku bunga yang lebih tinggi berarti $BTC harus bersaing dengan imbal hasil aman yang mendekati 4%. Saat uang menjadi lebih mahal, aset berisiko biasanya paling dulu merasakannya.

Satu kabar baik: $HYPE melonjak hingga 17% pekan ini setelah ICE, pemilik NYSE, mengumumkan rencana untuk menghadirkan kontrak perpetual berbasis Hyperliquid di AS. Jadi, tidak semuanya merah. 🔥

Supaya adil, tidak semua orang bersikap bearish. Beberapa analis mengatakan pergerakan $BTC berikutnya mungkin lebih bergantung pada imbal hasil Treasury, dolar, dan sentimen risiko secara keseluruhan daripada hanya pada The Fed. Dan kenaikan suku bunga adalah ekspektasi pasar, bukan kepastian. Warsh menolak mengatakan apa yang akan dilakukan The Fed selanjutnya.

Jadi, inilah pandangan jujur saya: bersikap "ramah kripto" bukan berarti uang mudah didapat. Cermati data inflasi dan rapat Desember. 👀

Bagaimana pendapatmu? Membeli saat harga turun, menunggu kejelasan, atau tetap menepi? Ceritakan di bawah 👇

Bukan nasihat keuangan. Selalu lakukan riset sendiri.

#FedRateDecisions