Trader pemula paling sering gagal karena 4 hal ini! Banyak orang bukan kalah oleh pasar, melainkan oleh diri sendiri
Mengapa ada orang yang baru masuk pasar dengan penuh percaya diri, tetapi hanya dalam beberapa hari sudah merugi besar-besaran?
Sebenarnya, sering kali mereka bukan kalah oleh pasar, melainkan oleh kebiasaan buruk mereka sendiri.
Agar bisa bertahan di pasar, trader pemula harus menghindari 4 jebakan ini.$AIN
Pertama, baru masuk pasar sudah ingin melipatgandakan modal
Selalu berharap cepat kaya, sampai-sampai ingin mengubah hidup dengan satu transaksi.
Akibatnya, begitu harga bergerak sedikit berlawanan, seluruh modal terjebak dan modal awal pun segera habis.
Ingat: pelajari dulu cara membatasi kerugian, baru pertimbangkan cara menghasilkan uang.
Kedua, jangan pernah berutang untuk trading
Trading dengan uang yang tidak dibutuhkan masih memungkinkan kita belajar dari kerugian; trading dengan uang pinjaman berarti harus menanggung utang jika merugi.
Semakin ingin mengembalikan kerugian, semakin mudah kehilangan akal sehat.
Ingat: gunakan hanya uang yang sanggup kamu tanggung jika hilang. Jangan pernah mempertaruhkan biaya hidup.$LSK
Ketiga, jangan terus memantau pasar dan berusaha menangkap setiap peluang
Setiap hari baru bangun langsung melihat pasar, sebelum tidur pun masih memantau pasar, takut melewatkan setiap kenaikan atau penurunan.
Trader yang benar-benar matang tahu cara menunggu.
Tidak setiap pergerakan layak diikuti. Melewatkan peluang bukan hal yang menakutkan, bertindak sembaranganlah yang berbahaya.
Keempat, jika tidak memahami pasar, jangan memaksakan diri untuk masuk
Tidak memahami tren, tetapi takut ketinggalan; tidak ada peluang, tetapi tidak tahan untuk bertransaksi.
Pada akhirnya, trading berubah menjadi perjudian.
Ingat: jika tidak paham, beristirahatlah; jika tidak ada peluang, jangan membuka posisi.
Penutup
Keahlian terbesar dalam trading bukanlah menjadi kaya mendadak, melainkan mampu bertahan.
Jangan berutang, pegang teguh batasan. Jangan gunakan seluruh modal, kendalikan risiko. Jangan serakah, hindari khayalan cepat kaya. Jangan bertindak sembarangan, belajarlah menunggu peluang.$AKE
Lebih penting mengurangi kesalahan daripada menghasilkan lebih banyak uang; menjaga modal lebih penting daripada mengejar keuntungan besar.
Trading adalah maraton. Tidak masalah jika keuntungan datang lebih lambat; yang penting, jangan tersingkir sebelum waktunya.
Selama modal masih ada, peluang tetap terbuka. Hanya dengan bertahan lama, kita bisa tertawa paling akhir!
Mengapa ada orang yang baru masuk pasar dengan penuh percaya diri, tetapi hanya dalam beberapa hari sudah merugi besar-besaran?
Sebenarnya, sering kali mereka bukan kalah oleh pasar, melainkan oleh kebiasaan buruk mereka sendiri.
Agar bisa bertahan di pasar, trader pemula harus menghindari 4 jebakan ini.$AIN
Pertama, baru masuk pasar sudah ingin melipatgandakan modal
Selalu berharap cepat kaya, sampai-sampai ingin mengubah hidup dengan satu transaksi.
Akibatnya, begitu harga bergerak sedikit berlawanan, seluruh modal terjebak dan modal awal pun segera habis.
Ingat: pelajari dulu cara membatasi kerugian, baru pertimbangkan cara menghasilkan uang.
Kedua, jangan pernah berutang untuk trading
Trading dengan uang yang tidak dibutuhkan masih memungkinkan kita belajar dari kerugian; trading dengan uang pinjaman berarti harus menanggung utang jika merugi.
Semakin ingin mengembalikan kerugian, semakin mudah kehilangan akal sehat.
Ingat: gunakan hanya uang yang sanggup kamu tanggung jika hilang. Jangan pernah mempertaruhkan biaya hidup.$LSK
Ketiga, jangan terus memantau pasar dan berusaha menangkap setiap peluang
Setiap hari baru bangun langsung melihat pasar, sebelum tidur pun masih memantau pasar, takut melewatkan setiap kenaikan atau penurunan.
Trader yang benar-benar matang tahu cara menunggu.
Tidak setiap pergerakan layak diikuti. Melewatkan peluang bukan hal yang menakutkan, bertindak sembaranganlah yang berbahaya.
Keempat, jika tidak memahami pasar, jangan memaksakan diri untuk masuk
Tidak memahami tren, tetapi takut ketinggalan; tidak ada peluang, tetapi tidak tahan untuk bertransaksi.
Pada akhirnya, trading berubah menjadi perjudian.
Ingat: jika tidak paham, beristirahatlah; jika tidak ada peluang, jangan membuka posisi.
Penutup
Keahlian terbesar dalam trading bukanlah menjadi kaya mendadak, melainkan mampu bertahan.
Jangan berutang, pegang teguh batasan. Jangan gunakan seluruh modal, kendalikan risiko. Jangan serakah, hindari khayalan cepat kaya. Jangan bertindak sembarangan, belajarlah menunggu peluang.$AKE
Lebih penting mengurangi kesalahan daripada menghasilkan lebih banyak uang; menjaga modal lebih penting daripada mengejar keuntungan besar.
Trading adalah maraton. Tidak masalah jika keuntungan datang lebih lambat; yang penting, jangan tersingkir sebelum waktunya.
Selama modal masih ada, peluang tetap terbuka. Hanya dengan bertahan lama, kita bisa tertawa paling akhir!
