Pasar saham AS sedang menilai ulang euforia AI.

Setelah laporan keuangan Alphabet dirilis, harga sahamnya sempat anjlok hampir 12%, menghapus hampir 500 miliar dolar AS dari kapitalisasi pasarnya. Intel bahkan merosot 28,58% dalam sehari, mencatat kinerja harian terburuk sejak 1970-an. Saham Intel yang dimiliki pemerintah AS mencatat kerugian belum terealisasi sekitar 12 miliar dolar AS dalam sehari.

Namun, masalah yang dihadapi kedua perusahaan ini tidak sama.

Masalah Alphabet adalah: pendapatan masih tumbuh pesat, tetapi pasar mulai khawatir bahwa investasi infrastruktur AI terlalu besar dan mempertanyakan apakah profitabilitas serta arus kas bebas mampu mengimbanginya. Kisah pertumbuhan bisnis AI masih ada, tetapi investor tak lagi bersedia membayar hanya demi pertumbuhan.

Intel menghadapi kesulitan yang berbeda: pemulihan pasar PC tidak sesuai harapan. Panduan pendapatan kuartal keempat hanya sebesar 15 miliar hingga 16 miliar dolar AS, di bawah ekspektasi pasar sebesar 17,1 miliar dolar AS. Laba per saham yang disesuaikan juga hanya 0,25 dolar AS, jauh di bawah ekspektasi 0,43 dolar AS. Ditambah lagi, gangguan rantai pasok akibat insiden di pabrik wafer Israel semakin memperparah tekanan fundamental.

Yang satu berinvestasi terlalu besar di AI, sehingga pasar mulai mempertanyakan imbal hasilnya; yang lain tertekan oleh bisnis tradisionalnya, sementara transformasinya belum membuahkan hasil.

Hal ini mencerminkan perubahan paling penting di pasar saham AS saat ini: pasar tak lagi tanpa syarat membeli cerita AI, tetapi mulai menuntut imbal hasil yang sepadan untuk setiap dolar belanja modal.

Dulu, semakin besar skala investasi AI, semakin mudah perusahaan memperoleh premi valuasi. Kini, semakin besar investasinya, semakin besar pula tuntutan untuk membuktikan bahwa investasi tersebut bisa menghasilkan uang.

Tren jangka panjang AI mungkin belum berubah, tetapi logika valuasi pasar saham AS sedang berubah. Pada tahap berikutnya, pasar mungkin tak lagi memberi penghargaan kepada perusahaan yang paling berani membakar uang, melainkan kepada perusahaan yang benar-benar mampu mengubah AI menjadi laba.

$GOOGL