🚨 Hampir 90% kerugian akibat peretasan kripto tahun ini ternyata terkait dengan Korea Utara? Keamanan di dunia kripto semakin tidak bisa diabaikan!
Data terbaru Chainalysis menunjukkan bahwa hingga 29 Oktober, kerugian akibat serangan peretas yang diduga terkait dengan Korea Utara pada 2026 telah mencapai hampir 89% dari total kerugian akibat peretasan kripto yang dilaporkan sepanjang tahun ini! Yang lebih mengejutkan, sejak 2021, serangan yang diduga terkait dengan Korea Utara telah menyebabkan kerugian kumulatif sekitar 13,24 miliar dolar AS, atau hampir 59% dari total kerugian akibat peretasan kripto selama lima tahun tersebut. Rata-rata kerugian per serangan juga melonjak dari 50,65 juta dolar AS menjadi 185,65 juta dolar AS, meningkat sekitar 3,7 kali lipat.
🧠 Sederhananya: serangan peretas sekarang bukan lagi perkara kecil. Satu aksi saja bisa menyebabkan kerugian ratusan juta dolar bagi sebuah proyek. Selain bursa, sasaran serangan juga bisa mencakup tim proyek, jembatan lintas rantai, dompet, dan infrastruktur on-chain lainnya.
🔥 Pendapat saya: agar industri kripto benar-benar bisa memasuki arus utama, keamanan harus menjadi prioritas utama. Sekalipun harga naik pesat, institusi dan pengguna biasa akan sulit membangun kepercayaan jangka panjang jika aset bisa dicuri kapan saja. Persaingan pasar di masa depan bukan hanya soal siapa yang ekosistemnya lebih besar atau teknologinya lebih canggih, tetapi juga siapa yang mampu melindungi uang penggunanya.
📌 Pengingat bagi semua pelaku: jangan simpan semua aset di satu tempat, aktifkan autentikasi dua faktor, berhati-hatilah saat memberikan izin kepada kontrak, dan periksa izin dompet secara berkala. Pasar bullish bisa ditunggu, tetapi keamanan jangan dipertaruhkan!$SOPH $IDOL $AIN