Tidak bisa coding, tidak bisa bahasa Inggris. Seorang peramal dari desa ini membangun situs berbayar sendiri dengan AI pada bulan Oktober, dan menghasilkan sekitar 3.000 dolar dalam sebulan.
Tapi saya sadar, masalah terbesar tulisan buatan AI adalah aromanya langsung tercium. Pembaca melihatnya sekilas lalu langsung pergi.
Selama sebulan ini, saya belajar dari kesalahan dan merangkum 5 cara menghilangkan aroma AI. Sebaiknya disimpan👇
1️⃣ Hapus tanda titik kecil “·”
Titik-titik kecil di mana-mana dan subjudul yang tersusun rapi adalah ciri khas AI. Ganti dengan simbol yang biasa kamu gunakan, atau langsung saja menulis dengan bahasa sehari-hari.
2️⃣ Minta AI hanya memperbaiki typo, bukan mengubah gaya bicara
Tulis sendiri dulu, meski berantakan. Lalu minta AI hanya membantu merapikan alur dan memperbaiki typo. Kebiasaan bicaramu dan kepribadianmu adalah alasan orang tertarik mengikutimu.
3️⃣ Tambahkan satu detail yang hanya kamu tahu
AI tidak tahu jam berapa kamu tidur saat dini hari, di jalan mana di Singapura kamu tersesat, atau teman mana yang pernah membantumu. Satu detail nyata lebih berharga daripada sepuluh kalimat indah.
4️⃣ Kurangi penggunaan istilah seperti “memberdayakan”, “siklus tertutup”, dan “logika mendasar”
Semakin terasa seperti laporan, semakin sedikit orang yang mau membaca. Tulislah seperti saat kamu mengobrol dengan teman.
5️⃣ Kalau tidak yakin, lebih baik jangan ditulis
AI bisa mengarang angka dengan penuh percaya diri. Periksa sendiri setiap angka dan setiap berita sebelum dipublikasikan.
AI adalah karyawan saya, bukan mulut saya.
Semua orang bisa menggunakan alat, tetapi hanya kamu yang bisa menulis konten dengan sentuhan manusia.
Aroma AI seperti apa yang pernah membuatmu batal membaca? Yuk, ceritakan di kolom komentar👇
#AI #GrokBot #自媒体 #AlatAI
Semua hal di atas hanyalah pendapat dan pengalaman pribadi, bukan merupakan saran investasi.
Tapi saya sadar, masalah terbesar tulisan buatan AI adalah aromanya langsung tercium. Pembaca melihatnya sekilas lalu langsung pergi.
Selama sebulan ini, saya belajar dari kesalahan dan merangkum 5 cara menghilangkan aroma AI. Sebaiknya disimpan👇
1️⃣ Hapus tanda titik kecil “·”
Titik-titik kecil di mana-mana dan subjudul yang tersusun rapi adalah ciri khas AI. Ganti dengan simbol yang biasa kamu gunakan, atau langsung saja menulis dengan bahasa sehari-hari.
2️⃣ Minta AI hanya memperbaiki typo, bukan mengubah gaya bicara
Tulis sendiri dulu, meski berantakan. Lalu minta AI hanya membantu merapikan alur dan memperbaiki typo. Kebiasaan bicaramu dan kepribadianmu adalah alasan orang tertarik mengikutimu.
3️⃣ Tambahkan satu detail yang hanya kamu tahu
AI tidak tahu jam berapa kamu tidur saat dini hari, di jalan mana di Singapura kamu tersesat, atau teman mana yang pernah membantumu. Satu detail nyata lebih berharga daripada sepuluh kalimat indah.
4️⃣ Kurangi penggunaan istilah seperti “memberdayakan”, “siklus tertutup”, dan “logika mendasar”
Semakin terasa seperti laporan, semakin sedikit orang yang mau membaca. Tulislah seperti saat kamu mengobrol dengan teman.
5️⃣ Kalau tidak yakin, lebih baik jangan ditulis
AI bisa mengarang angka dengan penuh percaya diri. Periksa sendiri setiap angka dan setiap berita sebelum dipublikasikan.
AI adalah karyawan saya, bukan mulut saya.
Semua orang bisa menggunakan alat, tetapi hanya kamu yang bisa menulis konten dengan sentuhan manusia.
Aroma AI seperti apa yang pernah membuatmu batal membaca? Yuk, ceritakan di kolom komentar👇
#AI #GrokBot #自媒体 #AlatAI
Semua hal di atas hanyalah pendapat dan pengalaman pribadi, bukan merupakan saran investasi.

