PERAMPOKAN SIBER BERSEJARAH: BINANCE DITERPA PERETASAN SENILAI 6,3 MILIAR DOLAR! DUNIA KRIPTO TERKEJUT

Sektor mata uang kripto menghadapi salah satu krisis keamanan terbesar sepanjang sejarahnya. Binance, platform pertukaran mata uang kripto terbesar di dunia, menjadi korban serangan siber dengan dampak yang diperkirakan mencapai 6,3 miliar dolar.

Menurut Washington Post, insiden ini memicu mobilisasi darurat di seluruh industri kripto. Sejumlah perusahaan bergegas mengidentifikasi, memblokir, dan mengamankan dana yang terdampak.

💥 Serangan dengan skala yang belum pernah terjadi sebelumnya

Temuan awal penyelidikan menunjukkan bahwa para peretas diduga mengeksploitasi kompromi keamanan komputer yang terkait dengan seorang insinyur Binance. Penyelidikan kemudian mengungkap beberapa titik masuk yang berpotensi menjadi celah.

Angkanya sungguh mencengangkan:

* 6,3 miliar dolar dana terdampak serangan.
* Sekitar 3 miliar dolar aset dibekukan berkat kerja sama berbagai pihak.
* Lebih dari 1,57 miliar dolar diblokir oleh Tether.
* Lebih dari 800 juta dolar dibekukan oleh Circle.
* 1 miliar dolar cadangan Bitcoin tersedia dalam dana darurat SAFU Binance.

🇰🇵 Jejak Korea Utara

Sejumlah perusahaan yang berspesialisasi dalam analisis blockchain mencurigai kelompok peretas TraderTraitor, yang dikaitkan dengan Korea Utara.

Namun, dugaan ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh Binance.

🛡️ Mobilisasi luar biasa

Tether, Circle, dan sejumlah pelaku ekosistem lainnya turut serta dalam operasi pembekuan aset mencurigakan.

Binance menangguhkan sementara penarikan dan penyetoran yang terdampak, serta menyatakan akan menanggung kerugian pengguna menggunakan sumber dayanya sendiri dan dana perlindungan SAFU.