Saya membaca dalam buku Freedom of Money karya CZ (Memo bertanggal 9/4).
Pada 2017, ketika Tiongkok menindak perdagangan kripto, penambangan, dan ICO, beberapa penerbit ICO harus mengembalikan uang kepada investor mereka.
Binance juga membuat keputusan yang luar biasa.
Dari dana sebesar $15 juta yang terkumpul, Binance mengeluarkan $6 juta—setara dengan 40% dari dana yang terkumpul—untuk membantu para pengguna.
Mengapa? Binance tidak harus melakukan ini.
Namun, Binance memahami hal yang lebih penting: kepercayaan.
Sekarang, kita sedang membicarakan dana sebesar $6,3 miliar yang hilang.
Menurut Anda, apakah Binance akan membiarkan insiden ini menghancurkan kepercayaan pengguna terhadap platform tersebut?
Jawaban saya: Tidak mungkin!
Saya yakin, respons Binance terhadap krisis ini pada akhirnya dapat memperkuat reputasinya dan menarik lebih banyak pengguna.
Kita pernah melihat Binance berkembang sebelumnya. Menurut catatan sejarah yang saya baca, jumlah penggunanya meningkat dari 35.000 menjadi 120.000 selama periode tersebut.
Saat ini, dengan Richard Teng memimpin perusahaan sebagai CEO Grup dan Binance terus bekerja sama dengan regulator serta lembaga penegak hukum, taruhannya semakin besar.
Setiap krisis adalah ujian. Setiap tindakan adalah pesan. Setiap upaya pemulihan adalah kesempatan untuk menunjukkan apa yang menjadi prinsip sebuah perusahaan.
Binance memiliki peluang untuk bangkit lebih kuat dari sebelumnya.
Mari kita lihat bagaimana hasilnya. 👀
#safu
https://x.com/JohnRealKH/status/2116171349773484387
