01|Bank Sentral Jepang memberi sinyal kenaikan suku bunga
Bank Sentral Jepang mempertahankan suku bunga di 1,25%, menaikkan proyeksi inflasi, dan mengumumkan percepatan penjualan ETF. Ekspektasi kenaikan suku bunga pada Desember patut dicermati.
02|PDB zona euro melampaui ekspektasi
PDB zona euro tumbuh 0,4% secara kuartalan pada kuartal ketiga, melampaui ekspektasi. Ekonomi Eropa masih tangguh, tetapi biaya energi dan tekanan inflasi belum mereda.
03|Ekonomi Prancis terjebak dalam stagnasi pertumbuhan
PDB Prancis menyusut 0,1% pada kuartal ketiga, sementara inflasi pada Oktober naik menjadi 3,8%. Pertumbuhan yang lemah dan tekanan harga muncul bersamaan.
04|Inflasi Jerman mereda
Inflasi harmonisasi Jerman turun menjadi 2,8% pada Oktober, di bawah ekspektasi pasar. Penurunan pajak bahan bakar memengaruhi data ini, dan perkembangan selanjutnya masih perlu dicermati.
05|Pertumbuhan biaya tenaga kerja AS melambat
Indeks biaya tenaga kerja AS naik 0,8% pada kuartal ketiga, lebih rendah dibandingkan 0,9% pada kuartal sebelumnya. Tekanan upah mereda, tetapi ini bukan berarti Federal Reserve akan segera beralih ke kebijakan yang lebih longgar.
06|Saham Jepang dan Korea Selatan anjlok tajam
Nikkei 225 ditutup turun 2,12%, sementara KOSPI Korea Selatan ditutup turun 3,48%. Kekhawatiran tentang imbal hasil investasi AI global merambat ke sektor semikonduktor Asia.
07|Nasdaq anjlok tajam saat pembukaan
Nasdaq turun 2,26% saat pembukaan pada 30 Oktober, sementara S&P 500 turun 1,16%. Saham teknologi berada di bawah tekanan yang jelas, sedangkan Dow Jones dibuka sedikit lebih tinggi.
08|Saham Intel anjlok tajam di tengah perdagangan
Saham Intel turun sekitar 29% saat laporan Reuters diterbitkan. Permintaan PC yang lemah dan prospek pendapatan yang di bawah ekspektasi menekan saham-saham cip.
09|Skala insiden keamanan Binance meluas
Insiden keamanan Binance diperkirakan melibatkan pemindahan aset tidak wajar senilai sekitar 6,3 miliar dolar AS. Platform tersebut menyatakan akan menanggung kerugian, sementara penyelidikan dan pelacakan aset masih berlangsung.
10|Peretas Korea Utara diduga terlibat dalam insiden Binance
TRM Labs mengaitkan serangan terhadap Binance dengan kelompok peretas yang terkait Korea Utara, dan menyatakan sebagian besar pemindahan tidak wajar terjadi dalam waktu sekitar 20 menit. Atribusi ini masih merupakan penilaian investigatif dari perusahaan keamanan.
11|Arus dana ETF kripto bervariasi
Pada 29 Oktober, ETF spot BTC AS mencatat arus masuk bersih sekitar 17,2 juta dolar AS, sementara ETF ETH mencatat arus keluar bersih 105,5 juta dolar AS dan ETF SOL mencatat arus keluar bersih 27,7 juta dolar AS.
12|Imbal hasil obligasi pemerintah AS dan dolar melemah
Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun berada di sekitar 4,936% selama sesi perdagangan Eropa, sementara indeks dolar turun. Aksi jual saham teknologi mendorong aliran dana ke obligasi.
13|Emas dan perak turun tajam
Pada pukul 20:43 waktu Beijing, harga emas spot sekitar 3.956 dolar AS per ons dan perak sekitar 50 dolar AS. Ekspektasi suku bunga tinggi terus menekan logam mulia.
14|Kapal tanker diserang di Selat Hormuz
Sebuah kapal tanker diserang di Selat Hormuz, sementara identitas pelaku belum dikonfirmasi. Pada pukul 20:36 waktu Beijing, kontrak berjangka Brent Desember tercatat 117,14 dolar AS per barel.
15|Laba raksasa energi AS melampaui ekspektasi
Laba ExxonMobil dan Chevron pada kuartal ketiga melampaui ekspektasi. Ketatnya pasokan energi mendorong margin penyulingan naik, tetapi harga minyak yang tinggi juga menambah tekanan inflasi global.
Ikhtisar pasar saat ini
Saham teknologi global berada di bawah tekanan, Nikkei 225 dan KOSPI anjlok tajam, sementara Nasdaq AS dibuka melemah. Bank Sentral Jepang mempertahankan suku bunga, tetapi memberi sinyal kenaikan yang lebih kuat. Insiden keamanan Binance terus memengaruhi pasar kripto; ETF BTC mencatat arus masuk kecil, sedangkan ETF ETH dan SOL mencatat arus keluar bersih. Risiko pelayaran di Selat Hormuz mendorong harga minyak mentah naik, sementara emas dan perak turun. Perhatikan penutupan pasar saham AS, likuiditas aset kripto, serta perubahan pasokan energi.
