🔐 Binance diretas. Lalu bagaimana?

Tadi malam, sekitar $6,3 miliar terkuras dari hot wallet Binance hanya dalam hitungan menit. Peretasan terbesar dalam sejarah kripto – kira-kira empat kali lebih besar daripada peretasan Bybit pada 2025.

Temuan awal menunjukkan bahwa para penyerang mendapatkan akses melalui laptop seorang insinyur DevOps.

📉 Dan ini bukan kali pertama:

• Bybit, Februari 2025: $1,5 miliar
• Bitget, September 2026: $388 juta

💸 “Jangan simpan uangmu di CEX.” Kita mendengarnya setiap kali terjadi peretasan.

Untuk tabungan, itu masuk akal: dompet self-custody, kunci milikmu sendiri, tanpa bursa yang menyimpan danamu.

Tapi sialnya, kamu perlu dana di bursa untuk trading. “Simpan saja di tempat lain” lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.

🫡 Ada cara untuk mengatasi dilema itu: trading dengan modal orang lain

Dengan prop firm, kamu membayar biaya akun dan trading menggunakan modal perusahaan. Yang berisiko adalah biaya akunmu, bukan seluruh deposit tradingmu.

👀 Tapi bisakah kamu memercayai prop firm?

Tidak semua prop firm bisa dipercaya. Kamu perlu bukti:

• Berapa banyak payout yang sudah diproses, dan seberapa konsisten pembayarannya?
• Bisakah kamu memverifikasi transaksinya secara on-chain?
• Apakah timnya mudah dihubungi?
• Apa kata para trader di komunitas?

🤝 Di Upscale, kami membuka informasi tersebut untuk umum: lebih dari $3,5 juta telah dibayarkan kepada trader, transaksi on-chain yang dapat diverifikasi, wawancara trader, dan komunitas terbuka.

Tetap kendalikan uangmu sendiri. Kami menyediakan modal untuk trading.