Perkenalan: 

Bitcoin, mata uang kripto terkemuka di dunia, telah mengalami naik turun selama beberapa tahun terakhir, mengalami pasang surut yang ekstrim. Dalam panduan komprehensif ini, kita akan melihat lebih dekat kenaikan Bitcoin di masa lalu dan menganalisis skenario pasar saat ini untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan. Analisis ini didasarkan pada keahlian teknis CryptoPatel, seorang analis cryptocurrency terkenal. Jadi, mari selami detailnya dan jelajahi prospek masa depan Bitcoin. 

Bull Run Bitcoin di Masa Lalu: 

Berdasarkan grafik mingguan, kenaikan Bitcoin sebelumnya terjadi pada tahun 2017, ketika mencapai titik tertinggi sepanjang masa di $19660. Namun, setelah mencapai puncaknya,  Bitcoin mengalami penurunan yang berbahaya dan mencapai titik terendah di $3120, yang merupakan penurunan sebesar 84% dari titik tertinggi sepanjang masa. Penurunan ini membuat banyak investor panik dan berasumsi bahwa target Bitcoin adalah $1000. Namun,  Bitcoin memantul dengan kuat dari level $3120, dan banyak investor yang menggunakan leverage tinggi dilikuidasi. 

Setelah kenaikan pada tahun 2017, Bitcoin kembali naik dan mencapai $13875 pada tahun 2019, yang merupakan level retracement Fibonacci bearish 0,786. Namun, ia kembali mengalami penurunan sebesar 67% setelah ditolak dari level retracement fib bearish 0,786. Kali ini, harga turun ke $3913, yang juga merupakan retracement fib Bullish 0,786 dari mode bull dari level terbawah $3120. Pemantulan fib Bullish sebesar 0,786 ini sungguh gila dan mencapai titik tertinggi baru sepanjang masa Bitcoin di $68,991. 

Skenario Bitcoin Saat Ini: 

Bull market terakhir Bitcoin yang tertinggi sepanjang masa adalah $68.991, namun kemudian mengalami penurunan tajam hingga $15470, yang merupakan penurunan sekitar 77% dari level tertinggi sepanjang masa. Dalam skenario pasar bearish saat ini pada tahun 2022,  Bitcoin menguji titik terendah baru di $15470, dan banyak investor mengumpulkan  Bitcoin pada level ini, seperti yang disarankan oleh CryptoPatel, yang merupakan entri pertama mereka. 

Bitcoin kini telah melonjak 75% dari titik terendah pasar bearish saat ini, dan CryptoPatel memperkirakan bahwa  Bitcoin akan mencapai $42000-$49000 pada bulan Oktober 2023, yang akan menjadi titik keluar pertama. Jalan keluar ini akan menjadi retracement fib bearish 0,786 dari puncak tahun 2021 ke dasar tahun 2022. 

Setelah pintu keluar pertama, investor dapat menunggu pintu masuk kedua sekitar $20.000-$24.000, yang mungkin terjadi pada bulan Maret 2024, dekat bulan-bulan separuh Bitcoin. Entri ini akan menjadi retracement fib bullish 0,786 pada saat ini. 

Setelah entri kedua, investor dapat menahan Bitcoin mereka hingga Oktober 2025, ketika Bitcoin diperkirakan mencapai $150rb-$180rb, yang mungkin merupakan puncak kenaikan berikutnya. 

Kesimpulan: 

Berdasarkan analisis teknis CryptoPatel, disarankan agar investor tidak pernah menjual Bitcoin mereka hingga akhir tahun 2025.

Bitcoin sedang berada dalam perjalanan rollercoaster, mengalami pasang surut yang ekstrim, dan analisis CryptoPatel memberikan peta jalan yang sangat baik bagi investor untuk menavigasi prospek Bitcoin di masa depan.

Namun, penting untuk diingat bahwa berinvestasi dalam mata uang kripto memiliki risiko tinggi, dan Ini bukanlah Nasihat Keuangan sehingga investor harus selalu melakukan penelitian dan berinvestasi dengan bijak. 

Hai, CryptoPatel di sini! 

Saya bersemangat untuk memberi Anda wawasan dan analisis terbaru tentang dunia mata uang kripto. 

Jika Anda menikmati konten saya dan ingin menunjukkan dukungan Anda, silakan sukai, bagikan, dan ikuti saya untuk pembaruan berkualitas tinggi lainnya. 

Terima kasih atas dukungan Anda, dan mari terus terhubung untuk konten menarik lainnya! 

SEPERTI ❤️ 

Bagikan ⏩ 

Ikuti 🤝

#Binance #crypto2023 #BTC #bitcoin #bicasso