【🚨 38 perusahaan publik kompak berkata “tidak”! Rencana tokenisasi saham AS OKX-ICE menghadapi hambatan】

🚀 加入X先生粉丝群掌握最新热点

Apakah memindahkan saham AS seperti Apple, Microsoft, dan Google ke blockchain benar-benar semudah itu?

OKX bekerja sama dengan Intercontinental Exchange (ICE), perusahaan induk Bursa Efek New York, untuk meluncurkan platform perdagangan saham AS yang ditokenisasi. Tujuannya agar pengguna dapat memperdagangkan saham dalam bentuk token melalui blockchain, bahkan mendekati 24 jam sehari.

Namun, rencana ini menghadapi hambatan bahkan sebelum resmi diluncurkan.

📌 Hingga 29 Oktober, sudah ada 38 perusahaan yang menyatakan keberatan!

Di antaranya perusahaan ternama seperti Walmart, Eli Lilly, JPMorgan Chase, Coca-Cola, Microsoft, dan Google. Dari 62 perusahaan yang semula direncanakan untuk disertakan, jumlah pihak yang menolak sudah lebih dari separuh.

Mengapa perusahaan-perusahaan ini tidak bersedia ikut serta?

Masalah utamanya adalah model ini memungkinkan pihak ketiga menokenisasi saham perusahaan publik, lalu memperdagangkannya di platform blockchain.

Meskipun SEC AS meluncurkan pengecualian regulasi sementara selama 5 tahun pada bulan September, yang memungkinkan platform yang memenuhi syarat menguji perdagangan saham tertokenisasi, SEC juga memberikan hak keberatan tertentu kepada perusahaan publik.

Setelah menerima pemberitahuan, perusahaan memiliki waktu 30 hari untuk mengajukan keberatan. Jika perusahaan secara resmi menolak, saham terkait tidak dapat diperdagangkan di platform OKXICE melalui mekanisme ini.

Nasdaq juga menyampaikan kekhawatiran tentang model ini, terutama terkait transparansi harga perdagangan, integrasi data pasar, dan perlindungan investor.

Apa artinya ini bagi RWA?

Tokenisasi saham dapat memungkinkan saham tradisional beredar di blockchain, sehingga di masa depan berpeluang menghadirkan perdagangan, penyelesaian transaksi, dan penggunaan aset yang lebih fleksibel.

Namun, tantangan sebenarnya bukan sekadar teknologi. Tantangannya adalah apakah kepemilikan, hak pemegang saham, tanggung jawab regulasi, dan aturan pasar yang melekat pada saham dapat terhubung secara utuh.

📌 Kontroversi ini menunjukkan bahwa membawa aset tradisional ke blockchain tidak selesai hanya dengan mengubah saham menjadi token.

Agar RWA benar-benar memasuki pasar keuangan arus utama, selain inovasi teknologi, diperlukan pula persetujuan dari pihak penerbit serta solusi atas persoalan regulasi dan perlindungan investor.
#OKXICE #OKXICE向SEC申请推出代币化股票交易平台