🇺🇸⚖️ PEMERINTAHAN TRUMP MENERBITKAN SURAT PANGGILAN BARU DALAM PENYELIDIKAN PEMILIHAN NONWARGA NEGARA DI CALIFORNIA
Departemen Kehakiman AS telah mengintensifkan penyelidikannya atas dugaan pendaftaran pemilih nonwarga negara di California, dengan menerbitkan surat panggilan dewan juri federal kepada pejabat pemilu setempat hanya beberapa hari sebelum pemilihan sela 3 November.
Menurut laporan Reuters, Associated Press, dan ABC News, surat panggilan tersebut meminta catatan pendaftaran pemilih, komunikasi internal, serta informasi tentang prosedur yang digunakan untuk mencegah orang yang tidak memenuhi syarat agar tidak memberikan suara.
🔍 Perkembangan Utama:
- Penyelidik federal sedang memeriksa dugaan yang melibatkan kemungkinan ribuan nonwarga negara dalam daftar pemilih California.
- Pejabat pemilu Los Angeles County menerima surat panggilan yang mewajibkan mereka memberikan kesaksian pada 4 November.
- Pemerintahan Trump sebelumnya menyatakan bahwa lebih dari 20,000 orang yang kemungkinan tidak memenuhi syarat telah terdaftar untuk memilih.
- Pejabat pemilu California menentang pendekatan pemerintah federal dan menyampaikan kekhawatiran tentang perlindungan pemilih.
- Seorang hakim federal baru-baru ini menolak permintaan pemerintah untuk memisahkan sekitar 20,000 surat suara yang dikaitkan dengan orang-orang yang diduga nonwarga negara.
⚖️ Mengapa Ini Penting:
Penyelidikan ini telah memperuncing perselisihan hukum dan politik antara pemerintahan Trump dan otoritas California terkait pengawasan federal, kewenangan negara bagian atas pemilu, serta kelayakan pemilih.
Meskipun nonwarga negara umumnya dilarang memberikan suara dalam pemilihan federal, dugaan yang melibatkan pemilih tertentu harus diverifikasi melalui prosedur hukum yang semestinya. Tercantum sebagai calon nonwarga negara tidak serta-merta membuktikan adanya pendaftaran atau pemberian suara secara melanggar hukum.
Sumber: Reuters | Associated Press | ABC News | Departemen Kehakiman AS
#USA #California #Trump #MidtermElections
$SOPH $ALPINE $PARTI
Departemen Kehakiman AS telah mengintensifkan penyelidikannya atas dugaan pendaftaran pemilih nonwarga negara di California, dengan menerbitkan surat panggilan dewan juri federal kepada pejabat pemilu setempat hanya beberapa hari sebelum pemilihan sela 3 November.
Menurut laporan Reuters, Associated Press, dan ABC News, surat panggilan tersebut meminta catatan pendaftaran pemilih, komunikasi internal, serta informasi tentang prosedur yang digunakan untuk mencegah orang yang tidak memenuhi syarat agar tidak memberikan suara.
🔍 Perkembangan Utama:
- Penyelidik federal sedang memeriksa dugaan yang melibatkan kemungkinan ribuan nonwarga negara dalam daftar pemilih California.
- Pejabat pemilu Los Angeles County menerima surat panggilan yang mewajibkan mereka memberikan kesaksian pada 4 November.
- Pemerintahan Trump sebelumnya menyatakan bahwa lebih dari 20,000 orang yang kemungkinan tidak memenuhi syarat telah terdaftar untuk memilih.
- Pejabat pemilu California menentang pendekatan pemerintah federal dan menyampaikan kekhawatiran tentang perlindungan pemilih.
- Seorang hakim federal baru-baru ini menolak permintaan pemerintah untuk memisahkan sekitar 20,000 surat suara yang dikaitkan dengan orang-orang yang diduga nonwarga negara.
⚖️ Mengapa Ini Penting:
Penyelidikan ini telah memperuncing perselisihan hukum dan politik antara pemerintahan Trump dan otoritas California terkait pengawasan federal, kewenangan negara bagian atas pemilu, serta kelayakan pemilih.
Meskipun nonwarga negara umumnya dilarang memberikan suara dalam pemilihan federal, dugaan yang melibatkan pemilih tertentu harus diverifikasi melalui prosedur hukum yang semestinya. Tercantum sebagai calon nonwarga negara tidak serta-merta membuktikan adanya pendaftaran atau pemberian suara secara melanggar hukum.
Sumber: Reuters | Associated Press | ABC News | Departemen Kehakiman AS
#USA #California #Trump #MidtermElections
$SOPH $ALPINE $PARTI