Pengalaman trading selama lebih dari empat tahun mengajarkan kami: kalau tidak mengejar pasar, kita tidak akan rugi. Lalu apa yang harus dikejar? Tentu saja tren panas yang muncul di pasar. Amankan keuntungan, modal adalah yang utama. Setelah keuntungan masuk ke kantong, cari cara untuk mempertahankannya. Terutama saat mengalami kerugian berturut-turut, terburu-buru ingin balik modal dan tak mampu mengendalikan emosi, akhirnya bisa terkena likuidasi. Di dunia trading, lambat berarti cepat; yang palsu pun bisa menjadi nyata. Keuntungan datang dari selisih informasi, bukan dari menebak titik terendah atau puncak.