Karena aku berbicara singkat,
tak seorang pun menyukai ucapanku.
Aku tak peduli pendapat siapa pun dan tak akan sok pintar, menjelaskan, menganalisis, atau berkoar-koar seperti boneka.
Alhamdulillah, waktu membuktikan ucapanku—jauh dari peretasan dan omong kosong.