🚨 Binance mengonfirmasi serangan siber besar-besaran terhadap infrastrukturnya — kerugian sementara diperkirakan mencapai $6,3 miliar.

Menurut data awal penyelidikan, pelaku mungkin telah menyusupi laptop seorang engineer DevOps dan menggunakannya untuk mengakses sistem penandatanganan transaksi. Namun, bursa tersebut belum menemukan tanda-tanda kebocoran kunci privat.

Di Ethereum, peretas menggunakan mekanisme EIP-7702 dan menyiapkan 50 izin yang telah ditandatangani. Dalam salah satu transaksi, kontrak berbahaya berhasil mengambil alih hot wallet dan menarik 167 464 ETH, 1,615 miliar USDT, serta puluhan token lainnya.

Analis TRM Labs juga mendeteksi penarikan dana dari dompet Binance di blockchain lain. Menurut perkiraan mereka, serangan ini berdampak pada sepuluh jaringan.

Apa langkah selanjutnya? Binance menyatakan bahwa dana pengguna aman dan seluruh kerugian akan ditanggung oleh dana cadangan SAFU serta dana perusahaan sendiri. Sekitar $3 miliar aset telah berhasil dibekukan.

Pertanyaan utama sekarang adalah: bagaimana para pelaku berhasil mengakses infrastruktur penandatanganan transaksi di beberapa jaringan sekaligus?

Ini sekali lagi menunjukkan bahwa bahkan bursa kripto terbesar pun tidak kebal terhadap serangan berskala besar.