Bank of England mulai membahas: bagaimana aset tokenisasi bisa digunakan sebagai jaminan?

Pada 29 Oktober, Bank of England memulai konsultasi untuk membahas persyaratan yang harus dipenuhi lembaga kliring saat menerima agunan tokenisasi.

Agar lebih mudah dipahami, bayangkan situasi konkret:
Saat bertransaksi, lembaga perlu menjaminkan aset yang memenuhi syarat. Kini, sebagian pihak mengubah aset-aset tersebut menjadi token digital. Bank of England ingin menetapkan bagaimana risiko harus dikelola jika aset dalam bentuk ini digunakan sebagai jaminan.

Persyaratannya juga sangat praktis: apakah nilai aset dapat dihitung dengan jelas, apakah aset bisa dipindahtangankan, dan apakah aset bisa dijual saat perlu dicairkan. Semua proses ini harus tetap berjalan normal, bahkan ketika pasar sedang tertekan.

Dalam konteks ini, tokenisasi meningkatkan efisiensi mobilisasi aset. Jika agunan dapat dipindahtangankan lebih cepat, lembaga mungkin bisa memenuhi persyaratan margin dengan lebih tepat waktu.

Bagi mereka yang mengikuti perkembangan RWA, ada tiga pertanyaan yang bisa dicermati selanjutnya:
Lembaga mana yang akan mengadopsinya? Aset apa yang akan masuk ke dalam proses ini? Siapa yang akan memperoleh pendapatan dari biaya teknologi dan layanan?
Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini akan menghubungkan berita industri dengan bisnis proyek yang konkret.
#RWA #资产代币化 #英国央行征询代币化抵押品意见 #英国央行