KAMU MEWARISINYA. KAMU TIDAK MEMBANGUNNYA❗
Seorang pria bijak pernah bertanya kepada seorang pemuda kaya tentang siapa pemilik rumah megahnya.
“Punya saya!” jawab pemuda itu dengan bangga.
“Siapa pemiliknya sebelum kamu?”
“Ayah saya.”
“Dan sebelumnya?”
“Kakek saya.”
“Dan sebelumnya lagi?”
“Kakek buyut saya.”
Pria bijak itu tersenyum lalu berkata:
“Kalau begitu, beri tahu saya: jika semua orang sebelum kamu pada akhirnya meninggalkan tempat ini, dan suatu hari nanti kamu pun akan meninggalkannya, bagaimana mungkin kamu menyebutnya benar-benar milikmu?
Kamu bukan pemiliknya untuk selamanya. Kamu hanya penjaga sementara.”
💭 Pesannya sederhana:
Warisan mungkin memberimu kekayaan, tetapi tidak membuatmu lebih tinggi daripada orang lain.
Prestasi keluargamu bukan pencapaian pribadimu. Kekayaanmu sementara, gelarmu sementara, dan hidupmu pun sementara.
Yang benar-benar penting adalah apa yang kamu bangun dengan tanganmu sendiri, bagaimana kamu memperlakukan orang lain, dan apa yang kamu tinggalkan.
Setuju? 👇