Dalam upaya menjaga keamanan dan kepercayaan terhadap tata kelola Arbitrum serta komunitas Arbitrum yang lebih luas, Dewan Keamanan Arbitrum baru-baru ini melakukan intervensi darurat. Melalui tindakan darurat ini, dewan berhasil mengamankan 74.559.805 ARB serta 8.425 ETH. Aset-aset tersebut sebelumnya berada di alamat Arbitrum One yang terkait dengan eksploitasi Binance. Fokus utama selama operasi ini adalah memastikan aplikasi dan pengguna Arbitrum biasa sama sekali tidak mengalami gangguan.
Setelah pertimbangan matang dan penilaian teknis yang ketat, Dewan Keamanan menentukan strategi paling efektif untuk mengamankan aset tersebut. Prosedur yang dipilih diterapkan dengan lancar, memindahkan dana ke lokasi yang aman tanpa mengubah aspek lain dari status chain ataupun menyulitkan pihak lain di jaringan.
Hingga 30 Oktober 2026, proses pemulihan telah selesai, dan aset tersebut disimpan dengan aman di dompet perantara yang dibekukan. Alamat yang semula menampung dana tersebut telah sepenuhnya dicabut aksesnya. Selanjutnya, pemindahan aset ini memerlukan pemungutan suara resmi dari tata kelola Arbitrum DAO atau arahan tambahan dari Dewan Keamanan. Setiap langkah selanjutnya terkait dana tersebut akan diatur dengan cermat melalui kolaborasi bersama semua pihak terkait.
Setelah pertimbangan matang dan penilaian teknis yang ketat, Dewan Keamanan menentukan strategi paling efektif untuk mengamankan aset tersebut. Prosedur yang dipilih diterapkan dengan lancar, memindahkan dana ke lokasi yang aman tanpa mengubah aspek lain dari status chain ataupun menyulitkan pihak lain di jaringan.
Hingga 30 Oktober 2026, proses pemulihan telah selesai, dan aset tersebut disimpan dengan aman di dompet perantara yang dibekukan. Alamat yang semula menampung dana tersebut telah sepenuhnya dicabut aksesnya. Selanjutnya, pemindahan aset ini memerlukan pemungutan suara resmi dari tata kelola Arbitrum DAO atau arahan tambahan dari Dewan Keamanan. Setiap langkah selanjutnya terkait dana tersebut akan diatur dengan cermat melalui kolaborasi bersama semua pihak terkait.