Namun hukum langit tak berperasaan. Kau dan aku hanyalah hembusan angin, sehelai daun, setetes air, sebatang eceng gondok di jalan. Kita tak mampu menggoyahkan pepohonan, tak mampu tumbuh menjadi pohon-pohon yang menjulang ke langit, tak mampu menjadi sungai, apalagi menjadi armada yang maju tanpa gentar. Kita hanyalah diri kita sendiri. Sampai jumpa, saudara-saudaraku. Semoga kalian makmur.

