Kawan-kawan, bos NYSE kali ini ternyata malah lebih dulu mendatangi bursa kripto on-chain. Reaksi pertama saya setelah membaca kabarnya: Wall Street bukan datang untuk bikin keributan, tapi untuk mencontek.
Pada 29 Oktober, ICE, perusahaan induk NYSE, mengumumkan kerja sama dengan Trade[XYZ] di Hyperliquid untuk membangun pasar kontrak perpetual domestik AS bernama ICE[XYZ]. Kontrak saham, indeks, komoditas, valuta asing, dan kripto akan tersedia di sana. Mereka juga akan membangun bursa dan sistem kliring baru. Volume perdagangan pasar Trade[XYZ] di Hyperliquid telah melampaui 650 miliar dolar AS dalam kurun lebih dari setahun. Sebelumnya, orang Amerika pada dasarnya hanya bisa melihat, bukan ikut bermain.
Ini seperti kios pasar malam yang sudah bertahun-tahun buka di depan kompleks perumahan, lalu tiba-tiba diundang masuk ke mal untuk membuka gerai resmi. Barangnya tetap sama, tapi semua aturannya berubah.
Yang membuat saya bimbang, setelah kabar ini muncul, HYPE sempat naik sekitar 7% dan menembus sekitar 87 dolar AS, seolah pasar menyambutnya. Namun, bukti yang berlawanan juga kuat: peluncurannya masih harus menunggu persetujuan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS. Jadwal dan syarat partisipasinya belum diumumkan, dan kedua perusahaan juga belum menjelaskan berapa bagian dari pasar ini yang akan diberikan kepada HYPE. Kenaikan harga setelah kabar akses ke pasar AS sebelumnya pun mereda dalam enam minggu.
Menurut kalian, apakah bursa on-chain benar-benar sudah dirangkul oleh sistem, atau Wall Street hanya meminjam mesinnya untuk membuka meja sendiri?
Semua ini hanya pendapat pribadi dan bukan saran investasi.
$HYPE #Hyperliquid #KontrakPerpetual