🚨 Breaking: ED Selidiki Crypto Senilai ₹5.000 Crore di Bybit Binance , Mudrex
⚠️ Direktorat Penegakan Hukum (ED) Melakukan Penggeledahan Di Bengaluru Dan Madhya Pradesh Terkait Dugaan Pelanggaran FEMA Yang Melibatkan Mata Uang Kripto!
📍 Apa Yang Terjadi?
Direktorat Penegakan Hukum Melakukan Penggeledahan Pada 27 Oktober 2026, Di Beberapa Lokasi Di Bengaluru Dan Madhya Pradesh Terkait Dugaan Transaksi Keuangan Lintas Batas Tanpa Izin Yang Menggunakan Mata Uang Kripto.
💰 ₹4.600+ Crore Dalam Penyelidikan
Menurut Laporan, Temuan Awal Menunjukkan Lebih Dari ₹4.600 Crore Dalam Transfer Lintas Batas Tanpa Izin Dan Saldo Kripto Di Platform Asing Dalam Penyelidikan Mudrex/Saber.money.
🔍 Tuduhan Utama Oleh ED:
▪️ Transfer Uang Internasional Tanpa Izin Menggunakan Aset Kripto Dan Stablecoin.
▪️ Dugaan Penggunaan Perusahaan Cangkang Yang Terdaftar Di Yurisdiksi Asing Dan Surga Pajak.
▪️ Transaksi Kripto Over-The-Counter (OTC) Dalam Jumlah Besar.
▪️ Dugaan Penggunaan Platform Kripto Asing, Termasuk Binance Dan Bybit, Dalam Transaksi Yang Diselidiki.
▪️ Kemungkinan Penghindaran Saluran Remitansi Lintas Batas Yang Diotorisasi RBI.
💵 Bagaimana Mekanisme Yang Diduga Itu Bekerja?
1️⃣ Pelanggan Menyetorkan Mata Uang Konvensional Ke Rekening Bank Perusahaan.
2️⃣ Dana Tersebut Digunakan Untuk Membeli Aset Kripto, Termasuk USDT Dan USDC.
3️⃣ Aset Kripto Dipindahkan Atau Dijual Melalui Platform Kripto.
4️⃣ Hasilnya Diduga Digunakan Untuk Memfasilitasi Pembayaran Lintas Batas Di Luar Saluran Remitansi Yang Diotorisasi.
⚖️ Mengapa Ini Penting?
Undang-Undang Manajemen Valuta Asing India (FEMA), 1999, Mengatur Transaksi Valuta Asing Dan Pembayaran Lintas Batas. Penyelidikan Berfokus Pada Apakah Transaksi Yang Diduga Tersebut Melanggar Aturan Ini.
ll
#CryptoNews #India #EnforcementDirectorate #ED #Binance #Bybit #USDT #USDC #FEMA #CryptoRegulation #Bitcoin #Blockchain #OTCTrading #CrossBorderPayments
⚠️ Direktorat Penegakan Hukum (ED) Melakukan Penggeledahan Di Bengaluru Dan Madhya Pradesh Terkait Dugaan Pelanggaran FEMA Yang Melibatkan Mata Uang Kripto!
📍 Apa Yang Terjadi?
Direktorat Penegakan Hukum Melakukan Penggeledahan Pada 27 Oktober 2026, Di Beberapa Lokasi Di Bengaluru Dan Madhya Pradesh Terkait Dugaan Transaksi Keuangan Lintas Batas Tanpa Izin Yang Menggunakan Mata Uang Kripto.
💰 ₹4.600+ Crore Dalam Penyelidikan
Menurut Laporan, Temuan Awal Menunjukkan Lebih Dari ₹4.600 Crore Dalam Transfer Lintas Batas Tanpa Izin Dan Saldo Kripto Di Platform Asing Dalam Penyelidikan Mudrex/Saber.money.
🔍 Tuduhan Utama Oleh ED:
▪️ Transfer Uang Internasional Tanpa Izin Menggunakan Aset Kripto Dan Stablecoin.
▪️ Dugaan Penggunaan Perusahaan Cangkang Yang Terdaftar Di Yurisdiksi Asing Dan Surga Pajak.
▪️ Transaksi Kripto Over-The-Counter (OTC) Dalam Jumlah Besar.
▪️ Dugaan Penggunaan Platform Kripto Asing, Termasuk Binance Dan Bybit, Dalam Transaksi Yang Diselidiki.
▪️ Kemungkinan Penghindaran Saluran Remitansi Lintas Batas Yang Diotorisasi RBI.
💵 Bagaimana Mekanisme Yang Diduga Itu Bekerja?
1️⃣ Pelanggan Menyetorkan Mata Uang Konvensional Ke Rekening Bank Perusahaan.
2️⃣ Dana Tersebut Digunakan Untuk Membeli Aset Kripto, Termasuk USDT Dan USDC.
3️⃣ Aset Kripto Dipindahkan Atau Dijual Melalui Platform Kripto.
4️⃣ Hasilnya Diduga Digunakan Untuk Memfasilitasi Pembayaran Lintas Batas Di Luar Saluran Remitansi Yang Diotorisasi.
⚖️ Mengapa Ini Penting?
Undang-Undang Manajemen Valuta Asing India (FEMA), 1999, Mengatur Transaksi Valuta Asing Dan Pembayaran Lintas Batas. Penyelidikan Berfokus Pada Apakah Transaksi Yang Diduga Tersebut Melanggar Aturan Ini.
ll
#CryptoNews #India #EnforcementDirectorate #ED #Binance #Bybit #USDT #USDC #FEMA #CryptoRegulation #Bitcoin #Blockchain #OTCTrading #CrossBorderPayments