Laporan keuangan Microsoft dan Google tadi malam: satu melonjak, satu anjlok. Kesenjangan belanja AI langsung terlihat

Teman-teman, Microsoft dan Google sama-sama merilis laporan keuangan tadi malam. Hasilnya, satu saham naik dan satu lagi turun—kontrasnya jelas sekali.

Kinerja Microsoft cukup mengesankan. Pendapatan mencapai 92,28 miliar dolar AS, naik 19% dibandingkan tahun lalu, sementara EPS yang disesuaikan sebesar 4,89 dolar AS. Keduanya melampaui ekspektasi. Yang paling penting, Azure akhirnya mengungkap angka pendapatannya dalam dolar untuk pertama kalinya: 33,17 miliar dolar AS dalam satu kuartal, tumbuh 48%. Angka ini melampaui panduan perusahaan sebelumnya, yaitu 44%–45%, dan juga di atas ekspektasi pasar. Bisnis cloud secara keseluruhan tumbuh 30%, margin laba operasional mendekati 50%, dan arus kas bebas tetap positif. Setelah pasar tutup, harga saham naik sekitar 3%–4%. Investasi AI akhirnya mulai menghasilkan imbal balik yang cukup jelas.

Google justru sebaliknya. Pendapatan mencapai 127,58 miliar dolar AS, naik 25% dibandingkan tahun lalu, tetapi sedikit di bawah ekspektasi. Laba juga terdampak kerugian dari investasi ekuitas: laba bersih turun 25% dibandingkan tahun lalu, sementara EPS hanya 2,12 dolar AS (sekitar 2,67 dolar AS jika disesuaikan), jauh di bawah ekspektasi. Perlambatan pertumbuhan iklan penelusuran menjadi faktor utama, sementara iklan YouTube juga tidak terlalu cemerlang. Bisnis cloud memang sangat kuat: pendapatan Google Cloud mencapai 30,7 miliar dolar AS, lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu (+103%), dan labanya juga melonjak. Namun, arus kas bebas secara keseluruhan berbalik negatif (sekitar -9,1 miliar dolar AS), sementara belanja modal tetap tinggi. Setelah pasar tutup, harga saham sempat anjlok lebih dari 10%.

Kesimpulannya: Microsoft membuktikan bahwa investasi AI mulai berubah menjadi pendapatan dan laba. Google Cloud memang mengejar dengan cepat, tetapi bisnis iklan utamanya sedang tertekan dan belanja AI-nya terlalu besar, sehingga pasar langsung bereaksi negatif. Persaingan cloud makin ketat, tetapi dalam hal “siapa yang lebih dulu mengubah AI menjadi uang sungguhan”, kinerja Microsoft kuartal ini lebih meyakinkan.

Menurut kalian, penurunan Google kali ini cuma reaksi sesaat, atau mulai menjadi sinyal bahwa AI mengancam bisnis penelusurannya?

#股票财报季