🚨Warsh sendiri mendinginkan suasana: AI pun tak bisa menghindari suku bunga tinggi!!!
Dini hari tadi, Federal Reserve mengumumkan keputusan suku bunga terbaru: suku bunga dipertahankan di 3,75%–4%. Ini adalah konferensi pers yang paling mendapat perhatian pasar sejak Warsh menjabat pada Mei tahun ini.
Pertama, lihat latar belakangnya. Ekonomi AS saat ini tidak buruk; konsumsi, investasi, dan lapangan kerja masih stabil. Masalahnya, inflasi belum juga turun, dan harga energi kembali naik dalam beberapa minggu terakhir. Karena itu, diskusi internal di Fed kali ini bukan lagi soal pemangkasan suku bunga, melainkan apakah suku bunga perlu terus dinaikkan. Dari 12 anggota komite pemungutan suara, 2 orang langsung memilih untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin.
Saat itulah seseorang bertanya kepada Warsh: bisakah lonjakan investasi AI kali ini tidak terpengaruh oleh kenaikan suku bunga?
Warsh hanya menjawab: "Suku bunga meresap ke setiap celah."
Suku bunga akan meresap ke setiap celah. Baik secara langsung maupun tidak langsung, hampir tidak ada yang bisa menghindarinya—termasuk AI. Ia menambahkan sesuatu yang lebih menohok: sejak awal September, investor sudah jelas menjadi lebih selektif. Itu menunjukkan bahwa suku bunga sedang berpengaruh.
Mengapa perkataan ini begitu penting? Karena perlombaan AI pada dasarnya adalah perlombaan bakar uang: membangun pusat data, berebut GPU, dan banyak uangnya berasal dari pinjaman atau pendanaan. Jika suku bunga terus bertahan tinggi, setiap uang yang dikeluarkan menjadi lebih mahal.
Lihat juga beberapa pernyataan Warsh lainnya. Sikapnya sangat jelas:
- "Inflasi masih terlalu tinggi"; menekannya turun adalah tanggung jawab Fed
- Tidak berjanji akan menaikkan suku bunga pada Desember, tetapi yang penting bukan kapan suku bunga naik, melainkan di level berapa suku bunga akhirnya akan bertahan
- Tidak ada jadwal tetap untuk menekan inflasi, dan politik juga tidak akan memengaruhi keputusan
Ketua Fed sudah mengatakannya dengan jelas: jangan berharap ia akan menggelontorkan likuiditas. AI pun bukan tempat berlindung 😕😕
Dini hari tadi, Federal Reserve mengumumkan keputusan suku bunga terbaru: suku bunga dipertahankan di 3,75%–4%. Ini adalah konferensi pers yang paling mendapat perhatian pasar sejak Warsh menjabat pada Mei tahun ini.
Pertama, lihat latar belakangnya. Ekonomi AS saat ini tidak buruk; konsumsi, investasi, dan lapangan kerja masih stabil. Masalahnya, inflasi belum juga turun, dan harga energi kembali naik dalam beberapa minggu terakhir. Karena itu, diskusi internal di Fed kali ini bukan lagi soal pemangkasan suku bunga, melainkan apakah suku bunga perlu terus dinaikkan. Dari 12 anggota komite pemungutan suara, 2 orang langsung memilih untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin.
Saat itulah seseorang bertanya kepada Warsh: bisakah lonjakan investasi AI kali ini tidak terpengaruh oleh kenaikan suku bunga?
Warsh hanya menjawab: "Suku bunga meresap ke setiap celah."
Suku bunga akan meresap ke setiap celah. Baik secara langsung maupun tidak langsung, hampir tidak ada yang bisa menghindarinya—termasuk AI. Ia menambahkan sesuatu yang lebih menohok: sejak awal September, investor sudah jelas menjadi lebih selektif. Itu menunjukkan bahwa suku bunga sedang berpengaruh.
Mengapa perkataan ini begitu penting? Karena perlombaan AI pada dasarnya adalah perlombaan bakar uang: membangun pusat data, berebut GPU, dan banyak uangnya berasal dari pinjaman atau pendanaan. Jika suku bunga terus bertahan tinggi, setiap uang yang dikeluarkan menjadi lebih mahal.
Lihat juga beberapa pernyataan Warsh lainnya. Sikapnya sangat jelas:
- "Inflasi masih terlalu tinggi"; menekannya turun adalah tanggung jawab Fed
- Tidak berjanji akan menaikkan suku bunga pada Desember, tetapi yang penting bukan kapan suku bunga naik, melainkan di level berapa suku bunga akhirnya akan bertahan
- Tidak ada jadwal tetap untuk menekan inflasi, dan politik juga tidak akan memengaruhi keputusan
Ketua Fed sudah mengatakannya dengan jelas: jangan berharap ia akan menggelontorkan likuiditas. AI pun bukan tempat berlindung 😕😕

