Keputusan sudah ditetapkan, jeda kali ini disertai sikap keras: pada 28 Oktober, The Fed mempertahankan suku bunga di 3,75%–4,00%, tetapi dalam pemungutan suara 10-2 ada dua suara yang menentang dan menginginkan kenaikan suku bunga (Cook dan Hammack). Ketua Warsh tidak memberi komitmen apa pun untuk Desember, tetapi pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga lagi pada Desember sekitar 86%.

$BTC justru tidak bereaksi seperti skenario hawkish: pada 28 Oktober ditutup di US$81.254 (+0,8%), pagi ini sekitar US$80.550. Setengah kenaikan pada malam keputusan itu telah terkikis, tetapi level US$80.000 masih bertahan. Arus dana menunjukkan dua sinyal yang berlawanan: di satu sisi, ETF spot mencatat total arus masuk bersih sekitar US$286 juta pada Senin dan Selasa, sehingga arus keluar bersih Oktober menyusut menjadi sekitar US$26 juta; di sisi lain, data Santiment menunjukkan arus keluar bersih 14.942 BTC dari bursa dalam sehari—terbesar dalam lima minggu. Tekanan jual sudah mereda, tetapi pembeli belum kembali.

Penilaian saya: ujian sebenarnya bukan jeda kali ini, melainkan data inflasi sebelum pertemuan 8–9 Desember. Ekspektasi kenaikan suku bunga sudah diperhitungkan dalam harga. Jika data kembali panas, batas atas US$85.000 (Glassnode: tahun ini hanya ada 5 hari penutupan di atas level tersebut) akan semakin sulit ditembus; jika data mendingin, arus keluar dari bursa mungkin baru bisa berubah menjadi akumulasi sungguhan.

Bukan ajakan membeli atau menjual, hanya menghitung. Ini bukan saran investasi. Menurut Anda, pada pertemuan Desember nanti, apakah kenaikan suku bunga akan benar-benar terjadi, atau justru data lebih dulu membantah ekspektasi pasar?

#美联储 #Bitcoin