🛂 Bisa bayar dengan memindai QR menggunakan USDT di Thailand? WORPT diluncurkan—apakah ini tanda stablecoin makin populer atau sekadar menambah satu lapisan penukaran mata uang?

Aplikasi pertama dalam Tourist DigiPay, sandbox regulasi SEC Thailand, yaitu WORPT, diluncurkan pada 26 Oktober. Turis asing dapat menyetor USDT atau USDC, menukarkannya ke baht, lalu membayar dengan memindai kode QR PromptPay Thailand.

📊 Fakta penting
• Merchant tetap menerima baht, bukan mata uang kripto secara langsung
• Hanya mendukung USDT / USDC di jaringan Ethereum (ERC-20)
• Biaya penukaran 1,5% per transaksi (termasuk VAT), ditambah biaya 5 baht untuk setiap pembayaran dengan pemindaian QR
• Pemohon harus merupakan turis non-Thailand yang masuk secara legal dan memiliki paspor ber-NFC
• Kartu prabayar Visa diperkirakan diluncurkan pada pertengahan November, dan acara peluncuran resmi juga akan digelar pada November

🔍 Pandangan
Ini merupakan langkah bagi stablecoin untuk beralih dari bursa ke transaksi di dunia nyata, sekaligus cara Thailand menguji coba melalui sandbox regulasi. Namun, dari segi struktur, layanan ini lebih menyerupai jalur penukaran “stablecoin → baht”. Biaya 1,5% ditambah biaya tetap tidak murah untuk transaksi kecil, dan layanan ini hanya tersedia bagi turis. Dalam jangka pendek, ini lebih merupakan demonstrasi penggunaan daripada adopsi massal.

📈 Referensi pasar: Harga ETH saat ini sekitar $2,318 (24 jam -1.6%), dengan kisaran 14 hari terakhir $2,282–$2,527. Jika turun di bawah $2,282, trennya cenderung lemah; baru dianggap menguat jika kembali ke atas $2,527.

💬 Saat bepergian ke luar negeri, apakah Anda bersedia membayar dengan memindai QR menggunakan stablecoin dan membayar biaya 1,5%?

👉 Perdagangkan USDC: https://www.binance.com/zh-CN/trade/USDC_USDT

#泰国推出WORPT稳定币QR支付应用 #稳定币支付 #PromptPay #USDT #USDC

⚠️ Informasi di atas bukan merupakan saran investasi. Harap perhatikan risikonya.