Truth Social menjadikan unggahan presiden sebagai jalur cepat berbayar.

Menurut laporan eksklusif Reuters pada 28 Oktober, Truth Social milik Trump telah menandatangani kesepakatan dengan Bloomberg, perusahaan perdagangan frekuensi tinggi Susquehanna dan Jump Trading untuk menyediakan akses data yang memungkinkan mereka membaca unggahan presiden lebih awal. Layanan bernama Truth API ini memangkas jeda pengiriman menjadi sekitar 50 milidetik, dengan biaya langganan US$60.000 hingga US$100.000 per bulan.

Mengapa lembaga-lembaga itu bersedia membayar sebesar itu? Unggahan Trump benar-benar bisa mengguncang harga aset. Pada April tahun ini, ia mengumumkan gencatan senjata dalam perang Iran di Truth Social, dan harga kontrak berjangka minyak mentah langsung turun. Sebelumnya, unggahan tentang tarif timbal balik juga sempat membuat pasar saham global berbalik arah secara tajam. Bagi lembaga yang menggunakan algoritma untuk bertransaksi dalam hitungan milidetik, keunggulan 50 milidetik ini benar-benar berarti.

Kontroversi pun bermunculan. Dua senator Demokrat, Warren dan Schiff, sebelumnya telah mengirim surat kepada SEC untuk meminta penyelidikan apakah jalur cepat berbayar ini melanggar peraturan sekuritas. Organisasi media lain juga mengajukan gugatan dengan alasan pengumuman pemerintah seharusnya tidak berada di balik paywall. Gedung Putih menanggapi bahwa presiden dan keluarganya tidak terlibat langsung dalam keputusan investasi terkait.

Pasar tak hanya bereaksi terhadap kabar itu sendiri, tetapi juga lebih memedulikan siapa yang lebih dulu mengetahuinya. Aset yang sangat fluktuatif seperti $BTC juga dipengaruhi oleh berita. Kesenjangan informasi antara pelaku biasa dan lembaga memang sudah ada, dan kini kesenjangan itu diberi harga secara gamblang.

#特朗普 #SentimenPasar