Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa sektor mata uang kripto dapat memperkuat posisi dolar AS sebagai mata uang cadangan dunia. Bessent juga mencatat bahwa aset digital dapat memainkan peran penting dalam persaingan teknologi antara AS dan Tiongkok.

Bersama CEO Ripple Brad Garlinghouse, Bessent menyampaikan pandangan mereka tentang pasar mata uang kripto dan posisi dolar dalam sistem keuangan internasional di konferensi Swell.

Bessent berpendapat bahwa kekuatan mata uang cadangan dunia secara historis bersumber dari keunggulan militer, tetapi kini kepemimpinan teknologi menjadi faktor yang semakin menentukan.

Menteri Keuangan AS menyatakan bahwa perusahaan di seluruh dunia terpaksa memilih antara AS dan Tiongkok dalam hal sistem kecerdasan buatan dan teknologi semikonduktor.

Bessent menekankan bahwa sektor mata uang kripto juga merupakan bagian penting dari persaingan teknologi ini, dan menyatakan bahwa AS berupaya menjadi pemimpin dalam aset digital.

Bessent menyatakan: «Kami akan menang di bidang mata uang kripto, dan hal ini akan semakin memperkuat dolar AS».

Di sisi lain, Bessent mengungkapkan kekecewaannya atas kegagalan baru-baru ini dalam pengesahan Undang-Undang Kejelasan (Clarity Act), yang bertujuan menciptakan kerangka peraturan bagi pasar mata uang kripto.

Terlepas dari kekurangan dalam proses legislatif, ia menunjukkan bahwa lembaga-lembaga dapat mengambil langkah dalam lingkup kewenangan yang sudah mereka miliki.

Bessent menyatakan bahwa Departemen Keuangan AS dapat bekerja sama dengan regulator seperti Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) serta Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC).

Ia menyatakan bahwa kerja sama ini dapat menghasilkan langkah-langkah baru di tingkat kelembagaan dan memperkuat mekanisme regulasi di pasar mata uang kripto.

Pernyataan Bessent menunjukkan bahwa pemerintah AS memandang mata uang kripto bukan sekadar inovasi finansial, melainkan bidang teknologi strategis yang mampu memperkuat posisi dolar di dunia internasional.

*Ini bukan rekomendasi investasi.