BNB Standard membunyikan bel pembukaan di Nasdaq. Aku menonton siaran langsungnya sampai selesai. Yang paling membuatku terharu adalah kalimat yang diucapkan sepupu CZ.
Katanya, saat #BNB baru diluncurkan sembilan tahun lalu, ia hanyalah token sederhana, bahkan belum punya chain sendiri. Tak disangka, sembilan tahun kemudian, BNB bisa berdiri di Nasdaq untuk membunyikan bel pembukaan. Hanya kalimat “tak disangka” itu—tanpa kata-kata muluk.
Namun, dalam sembilan tahun, BNB Chain telah berkembang menjadi salah satu blockchain publik terkemuka di dunia, dengan sekitar 30 juta pengguna aktif bulanan dan lebih dari 3 juta pengguna aktif harian. Waktu pembuatan bloknya kini dipersingkat menjadi sekitar 0,5 detik, sementara waktu konfirmasi final transaksi kurang dari 1 detik.
Model DAT sekarang bukan lagi hal baru. Strategy terus menambah kepemilikan BTC melalui pendanaan, membangun jalur yang menghubungkan aset kripto dengan pasar modal saham AS. Belakangan, ETH, SOL, dan BNB juga masing-masing memiliki DAT sendiri.
Namun, menurutku, ke depannya DAT mungkin akan terbagi menjadi dua jenis:
Yang pertama hanya menyimpan koin, lalu menciptakan nilai dengan memperbesar cadangan melalui pendanaan dan mengandalkan kenaikan nilai aset.
Yang kedua, selain menyimpan koin, juga berpartisipasi dalam aktivitas bisnis on-chain sehingga aset itu sendiri menghasilkan imbal hasil.
BNC sedang mencoba menempuh jalur kedua. BNB bukan sekadar aset cadangan; BNB juga memiliki kegunaan nyata seperti Gas dan staking, serta didukung ekosistem BNB Chain yang sudah matang.
Jadi, selain menghimpun dana untuk memperbesar cadangan seperti Strategy, BNC juga dapat menggunakan BNB yang dimilikinya untuk berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi on-chain. Baru-baru ini, BNC mengumumkan rencana untuk mengoperasikan node validator BNB Chain. CEO barunya juga secara tegas menyampaikan tujuan untuk meningkatkan jumlah BNB yang dimiliki per saham.
Di balik semua ini, sebenarnya ada logika bisnis baru: menghimpun dana dari pasar modal untuk memperbesar cadangan BNB, lalu menggunakan cadangan tersebut untuk berpartisipasi dalam aktivitas bisnis on-chain. Imbal hasil nyata yang diperoleh kemudian digunakan untuk mengakumulasi lebih banyak BNB, sehingga nilai aset yang diwakili setiap saham pun meningkat.
Dengan begitu, pertumbuhan perusahaan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pendanaan untuk membeli koin. Perusahaan juga berpeluang mengakumulasi aset melalui kegiatan operasionalnya sendiri.
BNC sudah mulai berupaya beralih dari perusahaan terbuka yang sekadar memegang BNB menjadi perusahaan terbuka yang benar-benar berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi BNB Chain.
Jika model ini berhasil, BNC mungkin akan menjadi contoh penting DAT yang beralih dari sekadar memegang koin ke menjalankan aktivitas bisnis on-chain. Jadi, acara membunyikan bel kali ini bukan hanya tonggak pencapaian sembilan tahun BNB, tetapi juga bisa menjadi awal baru bagi model bisnis BNC.
Terus keep building #BNB
Katanya, saat #BNB baru diluncurkan sembilan tahun lalu, ia hanyalah token sederhana, bahkan belum punya chain sendiri. Tak disangka, sembilan tahun kemudian, BNB bisa berdiri di Nasdaq untuk membunyikan bel pembukaan. Hanya kalimat “tak disangka” itu—tanpa kata-kata muluk.
Namun, dalam sembilan tahun, BNB Chain telah berkembang menjadi salah satu blockchain publik terkemuka di dunia, dengan sekitar 30 juta pengguna aktif bulanan dan lebih dari 3 juta pengguna aktif harian. Waktu pembuatan bloknya kini dipersingkat menjadi sekitar 0,5 detik, sementara waktu konfirmasi final transaksi kurang dari 1 detik.
Model DAT sekarang bukan lagi hal baru. Strategy terus menambah kepemilikan BTC melalui pendanaan, membangun jalur yang menghubungkan aset kripto dengan pasar modal saham AS. Belakangan, ETH, SOL, dan BNB juga masing-masing memiliki DAT sendiri.
Namun, menurutku, ke depannya DAT mungkin akan terbagi menjadi dua jenis:
Yang pertama hanya menyimpan koin, lalu menciptakan nilai dengan memperbesar cadangan melalui pendanaan dan mengandalkan kenaikan nilai aset.
Yang kedua, selain menyimpan koin, juga berpartisipasi dalam aktivitas bisnis on-chain sehingga aset itu sendiri menghasilkan imbal hasil.
BNC sedang mencoba menempuh jalur kedua. BNB bukan sekadar aset cadangan; BNB juga memiliki kegunaan nyata seperti Gas dan staking, serta didukung ekosistem BNB Chain yang sudah matang.
Jadi, selain menghimpun dana untuk memperbesar cadangan seperti Strategy, BNC juga dapat menggunakan BNB yang dimilikinya untuk berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi on-chain. Baru-baru ini, BNC mengumumkan rencana untuk mengoperasikan node validator BNB Chain. CEO barunya juga secara tegas menyampaikan tujuan untuk meningkatkan jumlah BNB yang dimiliki per saham.
Di balik semua ini, sebenarnya ada logika bisnis baru: menghimpun dana dari pasar modal untuk memperbesar cadangan BNB, lalu menggunakan cadangan tersebut untuk berpartisipasi dalam aktivitas bisnis on-chain. Imbal hasil nyata yang diperoleh kemudian digunakan untuk mengakumulasi lebih banyak BNB, sehingga nilai aset yang diwakili setiap saham pun meningkat.
Dengan begitu, pertumbuhan perusahaan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pendanaan untuk membeli koin. Perusahaan juga berpeluang mengakumulasi aset melalui kegiatan operasionalnya sendiri.
BNC sudah mulai berupaya beralih dari perusahaan terbuka yang sekadar memegang BNB menjadi perusahaan terbuka yang benar-benar berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi BNB Chain.
Jika model ini berhasil, BNC mungkin akan menjadi contoh penting DAT yang beralih dari sekadar memegang koin ke menjalankan aktivitas bisnis on-chain. Jadi, acara membunyikan bel kali ini bukan hanya tonggak pencapaian sembilan tahun BNB, tetapi juga bisa menjadi awal baru bagi model bisnis BNC.
Terus keep building #BNB

