$DMTR MEMBAWA AGTECH KE TEMPAT YANG BENAR-BENAR MEMBUTUHKANNYA.

🇮🇩 Aceh, Indonesia, punya kisah kakao yang luar biasa. Namun, tantangan iklim, pohon-pohon yang menua, dan banjir dahsyat memberi tekanan pada para petani dan hasil panen mereka di masa depan.

Banjir melanda Aceh, Indonesia, dan banyak petani kakao kehilangan rumah, kebun, serta hasil panen mereka di masa depan. Kerja keras selama bertahun-tahun lenyap, sementara masalah iklim, hama, dan penyakit tanaman sudah lebih dulu mengancam mata pencaharian mereka.

Pada 2021, Aceh memiliki sekitar 97.214 hektare perkebunan kakao yang melibatkan lebih dari 125.000 keluarga petani, menurut data provinsi dan pemberitaan.

Para petani ini tidak menyerah. 🔥

Forum Kakao Aceh memiliki tujuan yang jelas: menjadikan kakao Aceh yang terbaik di Sumatra. Mereka bekerja sama dengan pemerintah, akademisi, dan pembeli untuk mewujudkannya.

Inilah yang penting 👇

🌳 Pertanian yang lebih cerdas: Agroforestri dan perlindungan lingkungan untuk membangun produksi kakao yang lebih tangguh.

📚 Pengetahuan yang membawa manfaat: Membantu petani memahami persyaratan EUDR, perangkat digital, dan peluang karbon potensial sebelum mereka tertinggal.

🤝 Koneksi yang lebih kuat: Mendekatkan petani dengan orang-orang dan pasar yang dapat membantu mereka berkembang.

Dan di sinilah @dimitratech berperan.

Dimitra sedang mengembangkan ketertelusuran untuk rantai pasok kakao dan kopi Indonesia, membantu menghubungkan kebun nyata dengan data yang dibutuhkan untuk melacak asal produk.

Intinya: petani seharusnya tidak perlu memahami peraturan baru di saat-saat terakhir. Akses informasi yang lebih baik memberi mereka lebih banyak waktu untuk bersiap, beradaptasi, dan mempertahankan posisi mereka di pasar.

Inilah jenis manfaat nyata di dunia yang ingin saya lihat dalam Web3. Bukan sekadar sensasi dan janji, melainkan teknologi yang terhubung dengan orang-orang nyata, kebun nyata, dan tantangan nyata.