Keren! Pada 27 Oktober 2026, VanEck meluncurkan Wealth Builder ETF (WBMO), yang menggabungkan saham, obligasi, emas, dan aset berwujud lainnya dengan Bitcoin dalam satu dana yang dikelola secara aktif. Strategi ini memang cukup menarik. WBMO menargetkan alokasi Bitcoin sebesar 2%, dengan rentang yang diizinkan antara 1% hingga 5%. Namun, dana ini tidak memegang BTC secara langsung, melainkan memperoleh eksposur melalui ETP Bitcoin spot.

Dana ini menggunakan model portofolio Wealth Builder VanEck yang sudah ada. VanEck memilih investasi yang mendasarinya, menyesuaikan alokasi, dan melakukan penyeimbangan kembali, dengan tujuan mencakup pertumbuhan modal jangka panjang dan pendapatan saat ini. David Schassler, kepala solusi multi-aset VanEck, mengatakan bahwa lingkungan investasi yang dihadapi portofolio tradisional 60/40 sudah berubah, dan penambahan aset berwujud dapat membantu investor menghadapi lebih banyak kondisi ekonomi.

Dari segi biaya, WBMO mengenakan biaya manajemen sebesar 0,15%, sementara biaya dana yang mendasarinya diperkirakan sebesar 0,18%, sehingga rasio biaya kotor totalnya mencapai 0,33%. Setelah pembebasan biaya sebesar 0,07%, rasio biaya bersih turun menjadi 0,26%. Sebagian investasi dana ini akan dilakukan melalui anak perusahaan Cayman yang dimiliki sepenuhnya. Total aset anak perusahaan tersebut biasanya dibatasi maksimal 25% pada akhir kuartal, tetapi angka ini bukan target alokasi Bitcoin sebesar 25%. Dana ini sendiri tidak berinvestasi langsung dalam futures, opsi, atau swap, meskipun ETP yang mendasarinya mungkin menggunakan derivatif.

Jangan samakan WBMO dengan NODE milik VanEck: eksposur NODE terhadap ETP Bitcoin naik dari sekitar 7% pada akhir Juni menjadi 16,8% pada akhir September. Total eksposurnya terhadap ETP kripto mencapai 22,1%, termasuk ETH, Solana, Zcash, dan Hyperliquid. Angka-angka ini menggambarkan NODE, bukan WBMO. Artikel aslinya juga menyebutkan bahwa ETF Bitcoin spot AS mencatat total arus masuk sebesar 1,0747 miliar dolar AS pada 19–21 Oktober, tetapi dua periode sebelumnya masing-masing mencatat arus keluar sebesar 678,9 juta dolar AS dan 228,4 juta dolar AS.

Bagi BTC, dampak langsung produk ini saat ini cenderung netral: target alokasi 2% dengan rentang 1% hingga 5% dapat menambah jalur alokasi tidak langsung dalam portofolio aset tradisional, tetapi artikel aslinya tidak memberikan data tentang pembelian atau dampak harga yang sudah dihasilkan WBMO. Ke depannya, hal yang lebih penting untuk diamati adalah besarnya dana yang benar-benar masuk, apakah proporsi alokasinya terus mendekati batas atas, dan apakah investor benar-benar menjadikan produk multi-aset seperti ini sebagai pintu masuk ke Bitcoin. Menurut Anda, apakah desain dengan alokasi rendah dan kepemilikan tidak langsung ini akan menjadi kebiasaan baru bagi dana tradisional yang mengalokasikan dana ke BTC?

$BTC $SOL $ETH

Sumber berita: CoinCentral