#cangoogledefinditscore Ikuti profil saya — saya meneliti pasar untuk trader ritel, bukan institusi.
BISAKAH GOOGLE MEMPERTAHANKAN INTI BISNISNYA? PANDANGAN JUJUR SAYA
28 Oktober 2026 — menjelang laporan keuangan
Saya bukan analis teknologi. Saya seorang trader ritel yang pernah kehilangan uang karena mengejar tren.
Jadi, saat melihat Google, saya mengajukan satu pertanyaan sederhana:
Siapa sebenarnya yang membayar semua ini untuk AI?
Google Search menghasilkan $56 miliar dalam satu kuartal. Uang itu berasal dari pengiklan. Pengiklan membayar karena pengguna mengeklik tautan.
Sekarang AI menjawab pertanyaan secara langsung. Tidak ada klik. Tidak ada pembayaran dari pengiklan.
Itulah masalah sebenarnya. Bukan persaingan. Bukan Microsoft. Bukan ChatGPT.
Masalahnya: bisakah Google menyisipkan iklan di dalam jawaban AI dan mengenakan biaya yang sama seperti untuk sebuah klik?
Belum ada yang tahu. Bahkan Google pun belum.
Hal yang saya pantau malam ini:
Pertumbuhan pendapatan Search — masih tumbuh atau mulai melambat?
Google Cloud — benarkah pendapatannya $29 miliar pada kuartal ini?
CapEx — menghabiskan $200 miliar untuk AI. Apakah hasilnya mulai terlihat?
Saya tidak mengaku bisa memprediksi setiap pergerakan harga.
Saya ingin memahami MENGAPA harga bergerak.
Untuk 90% trader ritel yang membaca ini — malam laporan keuangan bukanlah kasino. Jangan membuka posisi dengan leverage hanya berdasarkan lemparan koin. Tunggu. Amati. Biarkan angkanya muncul. Lalu putuskan.
— Abdul Salam
Trader ritel. Masih belajar. Tetap jujur.
$GOOGLB
$BTC
#BisakahGoogleMempertahankanIntinya #MusimLaporanKeuangan #TraderRitel #BinanceSquare